KR EDISI AGUSTUS 1949

Bung Karno, Jadilah Elang!

KR edisi 16 Agustus 1945

MESKI sudah berusia 4 tahun, namun perayaan ulang tahun kemerdekaan RI 17 Agustus 1949 masih banyak tekanan Belanda, sehingga di beberapa tempat perayaan tahun itu tidak besar-besaran, demikian wartawan 'Kedaulatan Rakyat' melaporkan, yang diterbitkan 18 Agustus 1949.

Namun pemimpin dan rakyat tetap antusias melaksanakan. Di luar negeri, di Den Haag Bung Hatta di negeri itu tetap melaksanakan upacara. Sedang di Yogyakarta juga dirayakan secara besar-besaran. Rakyat tak takut tekanan Belanda yang seharusnya sudah pergi dari Indonesia.

Dalam acara Bung Karno dan sejumlah pimpinan negara berziarah di Taman Makam Pahlawan Semaki, dulu disebut sebagai Taman Bahagia Presiden Soekarno mengatakan bahwa bangsa Indonesia bisa menata keamanan sendiri. Keamanan negara Indonesia, bukan bergantung banyak tank dan bayonet terhunus. Namun jika dipaksakan "Keamanan akan terbang ke awang-awang" kata Bung Karno disambut tepukan meriah.

Presiden pertama Indonesia tersebut mengunci sambutannya, mengajak rakyat Indonesia tetap bersemangat elang atau rajawali. Perjuangan gerilya para pejuang, juga karena semangat elang itu. Perjuangan para gerilyawan itu juga lantaran semangat Elang/Rajawali.

Dalam KR edisi 16 Agustus 1949, Sri Sultan HB IX, dalam wawancaranya dengan KR mengatakan bahwa jalan kemerdekan bangsa masih panjang. Karenanya, ia berharap rakyat Indonesia senantiasa memelihara persatuan dan kesatuan bangsa.

Dikatakan dalam perjalanan 4 tahun, kemerdekaan Indonesia masih menghadapi banyak rintangan. Ia juga berharap, bawa pemimpin bangsa harus jujur, sehingga bakal menambah semangat rakyat untuk menuju kemeredaan yang sempurna. (Ioc) 

Tulis Komentar Anda