Dua Jambret Sadis Bersenjata Clurit Dibekuk

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Kasim Akbar Bantilan menunjukkan barang bukti.

YOGYA, KRJOGJA.com - Dua jambret yang dikenal sadis dan tak segan melukai korbannya akhirnya tidak bisa berkutik di tangan Polisi. MI (21) alias Iqbal warga Umbulharjo dan DD (20) alias Cengoh warga Gondokusuman yang selalu garang bersenjata clurit kini harus meringkuk di sel tahanan Polresta Yogyakarta. Terakhir dua pelaku ini menjambret lalu membacok korbannya di Jalan Kusumanegara Yogyakarta.

Iqbal dan Congoh beraksi merampas tas warna abu-abu milik Ignatius Setyawan Budi (42) warga Pakualaman Yogyakarta, Sabtu (10/02/2018) sebulan. Korban yang saat dini hari itu tengah melintas di Jalan Kusumanegara Yogyakarat tiba-tiba dihentikan para tersangka yang berboncengan menggunakan sepeda motor matic.

Kedua pelaku langsung merampas tas milik korban yang berisi ponsel tersebut. Korban yang berusaha mempertahankan tas miliknya itu malah dibacok pada bagian kakinya oleh tersangka dengan menggunakan clurit.

“Setelah melakukan penyelidikan di TKP kemudian ditemukan petunjuk yang mengarah kepada palaku dan barang bukti,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Kasim Akbar Bantilan didampingi Kasubah Humas Polresta Yogyakarta, AKP Partuti Wijayanti di mapolres setempat, Rabu (14/03/2018).

Polisi segera memburu para tersangka dan berhasil manangkap Iqbal di Klitren Gondokusuman Yogyakarta. Dari mulut pemuda ini terungkap saat kejadian ia beraksi bersama Cengoh. Setalah melakukan pengejaran akhirnya petugas berhasil membekuk Cengoh di Sapen Gondokusuman Yogyakarta.

Kasim Akbar Bantilan mengungkapkan, saat beraksi Iqbal berperan sebagai joki yang mengendarai motor sedangkan Cengoh bertugas sebagai eksekutor yang merampas dan membacok korbannya. Atas perbuatanya kedua pelaku akan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan (curas) dengan ancaman kurungan penjara lebih dari lima tahun. (Van)

Tulis Komentar Anda