Museum Tani Jawa, Destinasi Wisata Edukasi

Salah satu sudut halaman Museum Tani Jawa Indonesia di Candran Kebonagung Imogiri Bantul. (Foto : Sukro Riyadi)

BANTUL, KRJOGJA.com - Museum Tani Jawa di Candran Kebonagung Kecamatan Imogiri Bantul bisa dijadikan tempat berwisata alternatif di DIY. Dengan koleksi aneka peralatan pertanian sejak nenek moyang hingga sekarang tentu menjadi paket wisata paling menarik untuk saat ini.

Wisatawan tidak hanya sekadar melihat koleksi, tetapi bisa praktik langsung penggunaan alat itu sendiri. Berkunjung ke museum itu pengunjung akan dipandu mengetahui jerih payah seorang petani dalam menghasilkan padi dan produk holtikultura lainnya.

Edukator Museum Tani Jawa Indonesia, Devi Catur Pawestri didampingi Pemandu Desa Wisata Candran mengatakan, berkunjung museum sejumlah koleksi alat pertanian bakal segera menyambut pengunjung. Tidak hanya itu dalam bangunan itu juga dilengkapi dengan keterangan fungsinya. "Khusus yang berkunjung ke museum untuk bisa melihat koleksi alat pertanian semua gratis," ujar Devi.

Selain melihat alat pertanian mulai dari bajak, gathol, ani- ani pengunjung juga bisa langsung praktik di sawah. Namun ketika pengunjung ingin mencoba peralatan tersebut, sudah ada hitungannya  dalam paket wisata.

Artinya kata Devi mesuem tersebut juga sarat dengan nilai edukasi terkait dengan pertanian. Bosan melihat koleksi alat pertanian, anda bisa melihat lebih dekat terkait dengan sejumlah permainan tradisional. Selain permainan tradisional paket tidak kalah heboh ialah, kegiatan tanam padi, membajak sawah hingga menagkap ikan.

Sementara Direktur Museum Tani Jawa Indonesia, Kristya Bintara menambahkan, banyak paket wisata layak untuk dicoba. Mulai belajar gamelan, membatik topeng, sepeda keliling desa, balajar seni jatilan hingga tari nini thowong. "Ketika ingin mengetahui kerja keras petani kami akan menawarkan paket ikut aktivitas petani secara langsung ," ujar Kristya. (Roy)

Tulis Komentar Anda