DIY Editor : Ivan Aditya Rabu, 14 Maret 2018 / 18:19 WIB

Penanganan Bencana Alam Butuh Dukungan Masyarakat

BANTUL, KRJOGJA.com -  Pemerintah tidak akan mampu mengatasi dampak bencana alam tanpa masyarakat ikut campur tangan didalamnya. Oleh karena itu sangat diperlukan adanya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) memadai dalam melakukan mitigasi bencana. Dengan memberikan bekal secara optimal terkait dengan mitigasi bencana, secara tidak langsung pemerintah sudah mencetak kader-kader tangguh untuk menghadapi segala bentuk bencana alam.

"Pemerintah tidak akan bisa berbuat apa-apa tanpa adanya dukungan SDM masyarakat  yang memadai terkait dengan mitigasi bencana," ujar Kepala Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial DIY,  Drs Suryana disela acara pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Balai Desa Kebonagung Imogiri Bantul, Rabu (14/03/2018).

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Suryana mengatakan, KSB sekarang ini memang sangat dibutuhkan untuk menghadapi segala pontensi bencana alam. Karena wilayah Imogiri menjadi salah satu daerah paling rawan terjadinya bencana alam mulai dari banjir, tanah longsor, angin puting beliung hingga gempa bumi.

Dengan karakter seperti itu sudah saatnya warga di Imogiri dibekali kemampuan dalam menghadapi secara bentuk ancaman bencana alam, salah satunya dengan dibentuk KSB. Mereka yang ikut dalam pelatihan nantinya tidak hanya fokus penanganan korban bencana di dusunya.

Dengan program pembentukan KSB tersebut diharapkan masyarakat semakin siap ketika sewaktu waktu  terjadi guncangan  bencana alam. Karena kesiapan warga dinilai punya peran sangat strategis dalam menekan jumlah korban.

Dalam kegiatan itu peserta diambil dari dusun di Desa Kebonagung Imogiri Bantul. Program digelar selama tiga hari Rabu -Jumat (14-16/03/2018). Sementara untuk puncak kegiatan bakal digelar Jumat (16/03/2018) berupa simulasi di Lapangan Kebonagung Imogiri Bantul. (Roy)