UII Siapkan Estafet Kepemimpinan

Para calon rektor berfoto bersama dengan yayasan dan Rektor UII. Foto: Fadmi Sustiwi

YOGYA (KRjogja.com) – Berada di ranah keilmuan, dimungkinkan di masa mendatang pimpinan fakultas di UII yakni dekan dan jajarannya, bisa dilakukan dengan musyawarah tanpa perlu pemilihan. Jika ini bisa dilakukan, menurut Ketua Yayasan Dr Lutfie Hasan, inilah sikap kedewasaan civitas akademika UII yang luar biasa.

“Sekarang, pemilihan dilakukan sampai tingkat dekan. Namun untuk ketua prodi dan lainnya dilakukan dengan musyawarah, agar lebih nyaman dan 'soft',” kata Lutfie Hasan di Auditorium UII Kahar Muzakkir, Rabu (14/3) dalam pembukaan 'plan action' calon rektor UII. 

Pemaparan 'action plan' diikuti 5 calon rektor yang tampilannya diacak yakni dimulai Dr Suparman Marzuki, Dr Widodo, Fathul Wahid PhD, Dr Agus Hardjito dan Dr Rohidin. Pemaparan 'action plan' dipandu dr Agus Taufiqurahman.

Lutfie dalam kesempatan itu juga mengemukakan bahwa sebagian warga Indonesia sekarang sedang sibuk dengan pilkada yang akan dilakukan serentak. Di UII lanjutnya, warganya justru sedang menyiapkan estafet kepemimpinan dan kepengurusan, dari generasi sebelumnya ke generasi yang lebih baru. 

“Kepemimpinan 4 tahun ke depan ini akan sangat penting di tengah kompetisi perguruan tinggi yang kian ketat. “Eksistensi kita dipertaruhkan sebab perannya ditunggu masyarakat,” tambah Ketua Yayasan.

Para calon rektor UII tersebut dalam paparan masing-masing menegaskan akan mengedepankan nilai-nilai keislaman dalam mendidik cendekiawan dan pemimpin bangsa. Tanpa meninggalkan revolusi industri 4.0 dan era disrupsi pengedepanan nilai-nilai Islam ini perlu dilaksanakan dengan dukungan teknologi informasi yang canggih. (Fsy)

 

Tulis Komentar Anda