Warga Semagar Pertanyakan Angaran Proyek Desa

Pertemuan warga Desa Semagar di kantor camat Girimarto. (KR-Djoko Santoso HP)

WONOGIRI, KRJOGJA.com - Warga Desa Semagar Kecamatan Girimarto Wonogiri mempertanyakan anggaran sejumlah proyek di desanya. Pasalnya ada indikasi anggaran proyek-proyek tersebut disunat oknum perangkat desa maupun dusun dimana proyek itu berada.

Aktivis Forum Peduli Desa Semagar (FPDS) Girimarto, Sularti mengungkapkan beberapa proyek yang ditengarai disunat oknum perdes antara lain proyek bantuan RTLH atau Rumah Tidak Layak Huni. "Ada 20 rumah KK dengan bantuan Rp 10 juta per rumah namun dari angka itu dipotong Rp 1 juta/KK," katanya kepada KRJOGJA.com, Rabu (14/03/2018).

Proyek lain yang ada aroma korupsi adalah proyek rabat jalan senilai Rp 76 juta lebih. Kalangan warga khususnya anggota FPDS mengetahui kasus dugaan penyimpangan setelah Pemerintah Desa Semagar membuat pengumuman APBDes melalui baliho yang menyebutkan proyek rabat jalan menghabiskan Rp 151 jutaan.

Selain itu, proyek pembangunan sekolah Taman Kanak-kanak senilai Rp 80 juta namun  diborongkan kepada rekanan sekitar Rp 40 juta. "Bahkan di dusun lain proyek rabat jalan yang dibiayai pemerintah pusat warga masih dipungut iuran yang besarnya bervariasi, ada yang mencapai Rp 2 juta tergantung luas tanah yang dimiliki berdasarkan sertifikat," ungkapnya.

Siang tadi belasan tokoh masyarakat Desa Semagar 'dipanggil' Camat Girimarto Suparmo SSos MM guna klarifikasi terkait temuan FPDS dengan perangkat desa setempat dan Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat Desa (PMD) Pemkab Wonogiri yang diwakili Kabid Pemerintah Desa (Pemdes) Totok SSos MM. Namun pertemuan yang digelar di kantor camat itu tidak memuaskan kalangan warga. (Dsh)

Tulis Komentar Anda