DIY Editor : Danar Widiyanto Rabu, 14 Maret 2018 / 12:30 WIB

Sektor Pariwisata Jadi Daya Tarik Investasi Indonesia, 10 'Bali Baru' Diciptakan

SLEMAN, KRJOGJA.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi bisnis di bidang pariwisata selama lima tahun terakhir (2013-2017) mengalami pertumbuhan 20 persen pertahun. Bahkan di tahun 2017, tercatat peningkatan hingga 31 persen dengan angka USD 1,7 miliar.

Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong dalam dialog Regional Investment Forum 2018 di The Alana Rabu (14/3/2018) mengatakan saat ini pariwisata menjadi salah satu sektor yang potensial mengundang investasi. Pasalnya, Indonesia dianggap memiliki banyak destinasi menarik di mana salah satu yang paling dikenal adalah Bali.

“Sekarang ini trend orang berubah karena masyarakat golongan menengah jumlahnya semakin bertambah. Selfie, wefie, vlogging di tempat-tempat wisata menjadi barang lazim ditemui dan ini menjadi indikasi bahwa sektor pariwisata dengan hal disekelilingnya menarik banyak orang datang,” ungkapnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menambahkan untuk menarik lebih banyak wisatawan dan investor, pihaknya kini mulai memperkenalkan 10 destinasi yang diklaim sebagai “Bali Baru”. Destinasi-destinasi ini diharapkan bisa membawa dampak positif bagi iklim pariwisata Indonesia yang selama ini seolah tersentralisasi di Bali.

“Kemenpar terus mendorong destinasi baru untuk menambah jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia yakni Danau Toba, Belitung, Borobudur, Labuan Bajo, Mandalika NTB, Kepulauan Seribu, Morotai, Wakatobi, Bromo Tengger Semeru dan Tanjung Lesung Banten. Tujuannya, Kemenpar ingin menunjukkan bahwa potensi Indonesia begitu besar dan wisatawan asing bisa memilih lebih banyak destinasi,” ungkapnya.

Kemenpar mencatat saat ini jumlah wisatawan asing yang datang ke Indonesia meningkat hingga 22 persen. Kemenpar menargetkan 17 juta wisatawan asing berkunjung ke Indonesia tahun 2018 ini.

“Harapannya bisa tercapai dengan adanya 10 Bali Baru yang terus kita perkenalkan. Paling tidak 17 juta wisman datang hingga akhir tahun 2018,” pungkasnya. (Fxh)