Diajak Kenali Penjinak Api

Simulasi Pemadam Kebakaran Gandeng Ratusan Siswa

Ratusan peserta didik MI Muhammadiyah Karanganyar bermain dan belajar pada simulasi pemadaman api. (Foto:Abdul Alim)

KARANGANYAR, KRJOGJA.com - Simulasi pemadaman api oleh anggota Satpol PP dikemas menjadi arena belajar mengasyikkan bagi ratusan peserta didik MI Muhammadiyah Karanganyar. Sebanyak 250 siswa kelas II dikenalkan cara tradisional maupun modern menjinakkan si jago merah.  

Didampingi para guru, ratusan siswa dari tujuh rombel itu menjalani kegiatan luar ruang usai penilaian tengah semester (PTS). Tema kali ini keselamatan di rumah melalui simulasi di Taman Pancasila, Selasa (13/3/2018).

“Dari tim pemadam, kami menyiapkan baju tahan api, tabung gas, apar, kapak, alat bantu pernapasan dan alat-alat simulasi api seperti tong dan karung goni. Sedangkan untuk siswa, silakan membawa jas hujan plastiknya,” kata Staf PMK Satpol PP Karanganyar, Setu.

Sebelum menyimulasikan kebakaran, para penjinak api menjelaskan fungsi alat-alat tersebut. Para petugas memperlihatkan sebuah tabung elpiji warna hijau yang biasanya terdapat di rumah, termasuk cara menyalakan kompor gas dan mematikannya secara aman. Pengenalannya sampai ke penggunaan alat pemadam api ringan (apar).

“Empat tabung apar yang dibawa dari sekolah, ternyata tiga kedaluwarsa. Itu menjadi pembelajaran berharga bagi murid dan guru,” katanya.

Usai menerima materi secara lisan, anak-anak diajak naik dua unit mobil pemadam kebakaran berkeliling. Mereka tampak riang merasakan sensasi menaiki mobil bersirine meraung-raung. Sesampainya di Taman Pancasila, simulasi dimulai. Api dinyalakan di tong besi, kemudian petugas melemparkan karung goni basah ke situ sampai benar-benar padam.

Cara tradisional itu dilanjutkan pemadam cara modern dengan menyemprot isi apar. Jika anak-anak itu menemui situasi semacam itu dianjurkan memberitahu orang dewasa atau menghubungi markas pemadam kebakaran. Di akhir sesi, anak-anak diminta mengenakan jas hujan dan berkumpul di tengah pelataran. Tiba-tiba petugas menyemprot air ke atas hingga membuat hujan buatan. Kesempatan main air tak disia-siakan anak-anak itu dengan meloncat dan bersorak-sorai di bawah guyuran air.

Pejabat Humas MI Muhammadiyah, Supriyadi mengatakan kegiatan itu bertujuan mendekatkan siswa dengan materi pembelajaran tematik sekaligus refreshing bagi siswanya usai menempuh PTS genap.‎

“Selain kegiatan bersama pemadam kebakaran di Taman Pancasila, berbagai kegiatan dilaksanakan Senin sampai Kamis nanti. Seperti lomba futsal antar kelas, ‎holahop asyik, tebak gaya tebak kata dan aneka permainan,” katanya. (Lim)

Tulis Komentar Anda