Jateng Editor : Agus Sigit Selasa, 13 Maret 2018 / 19:30 WIB

Korupsi Dana Desa, Lima Perangkat Desa Ditahan

PURWOKERTO, KRJOGJA.com - Setelah melakukan penyelidikan yang ditingkatkan ke penyidikan, Jaksa Penyidik tindak pidana korupsi Kejaksaan  Negeri (Kejari) Purwokerto, Rabu (13/3/2018) menahan lima perangkat desa (Perdes) di Banyumas. Mereka ditahan karena dugaan korupsi uang Dana Desa(DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) sebanyak Rp 428.134,343.

Kepala Kejari (Kajari) Purwokerto, Vina Virawati, yang didampingi Kasie Pidana Khusus (Pidsus) Aji Susanto, menjelaskan kelima oknum Perdes tersebut, Srn oknum Kepala Desa Tipar, Sit, Kaur Keuangan Desa Tipar, Rawalo, Banyumas.

Kemudian, Muk oknum Kepala Desa Krajan, Nur Kasie Kesra dan Pembangunan, dan Muh Sekretaris Desa Krajan, Pekuncen, Banyumas. "Mereka ditahan  di Rutan Purwokerto, dan Rutan Banyumas, setelah berkasnya dinyatakan lengkap," kata Vina Virawati.

Ia, menjelaskan tersangka Srn dan Sit Perdes  Desa Tipar, Rawalo telah merugikan negara sebanyak Rp 335,911,249. Sedang tersangka Muk,Nur, dan Muh perdes Desa Krajan, Pekuncen merugikan negara Rp 92.223.094.

Sedang modus operandi yang dilakukan para tersengka melakukan penyimpangan penggunaan dana APBDes tahun 2014, 2015 dan 2016, yang bersumber dari DD, ADD, bantuan kabupaten, provinsi dan pendapatan lainya, sehingga negara dirugikan mencapai ratusan juta.

Mereka dijerat dengan pasal 2 dan 3 Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak korupsi dengan ancaman minimal 4 tahun penjara dan maksinal 20 tahun penjara. (Dri)