Terancam Bencana, 134 KK Harus Direlokasi

Deklarasi Guyup Rukun Peduli Penanggulangan Bencana Kabupaten Purworejo. (Foto: Gunarwan)

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Sebanyak 134 kepala keluarga (KK) di berbagai wilayah di Kabupaten Purworejo harus segera direlokasi, mengingat kondisi tempat tinggal mereka terancam bencana, terutama tanah longsor.

“Kondisi lingkungannya sudah sangat tidak memungkinkan, tanahnya sangat labil dan sewaktu-waktu dapat terjadi bencana,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo Drs Boedi Hardjono, Senin (12/3/2018) malam.

Dalam acara deklarasi Guyup Rukun Peduli Penanggulangan Bencana Kabupaten Purworejo yang berlangsung di Kantor BPBD setempat, Boedi Hardjono menjelaskan, untuk merelokasi rumah warga yang terancam bencana itu, pihak pemerintah bekerjasama dengan pemerintah desa masing-masing sedang berupaya menyiapkan lahan yang aman untuk tempat tinggal. “Kami bekerjasama dengan dinas instansi terkait, sedang berupaya untuk mengusulkan anggaran ke pemerintah pusat,” jelasnya.

Diakui, BPBD Purworejo yang baru terbentuk sejak tahun 2013 telah menangani banyak kejadian bencana, terutama bencana tanah longsor, banjir dan angin ribut. “Ancaman bencana ini terus terjadi karena Purworejo merupakan wilayah rawan bencana,” kata Boedi Hardjono yang baru saja menerima penghargaan sebagai juara pertama penanganan bencana terbaik untuk wilayah II yang meliputi Jawa, Bali, dan Kalimantan. (Nar)

 

Tulis Komentar Anda