Jateng Editor : Ivan Aditya Selasa, 13 Maret 2018 / 11:55 WIB

Masyarakat Didorong Manfaatkan Lahan

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Pemanfaatan lahan untuk menanam tanaman sayuran seperti digerakan oleh TP PKK Sukoharjo diharapkan bisa membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan secara murah. Harga sayuran sekarang khususnya cabai mengalami kenaikan tinggi mencapai Rp 60 ribu perkilogram.

Ketua TP PKK Sukoharjo Etty Suryani mengatakan, sudah sejak lama TP PKK menggerakan anggota dan masyarakat umum melakukan pemanfaatan lahan untuk penanaman berbagai jenis tanaman. Tujuannya agar lahan tidak mangkrak atau menganggur.

Pemanfaatan lahan diharapkan bisa memberikan nilai tambah baik kepada pemiliknya maupun lingkungan sekitar. Tanaman yang ditanam bisa berupa pohon buah maupun sayuran lainnya, salah satu yang mudah dan sering jadi pilihan yakni tanaman cabai.

"Salah satu fungsi gerakan menanam ini tidak hanya menjalankan program penghijauan lingkungan. Tapi juga hasilnya bisa dipakai sendiri berupa sayuran seperti cabai dimana harga cabai sekarang sangat mahal mencapai Rp 60 ribu perkilogram," ujar Etty Suryani kepada KRJOGJA.com, Selasa (13/03/2018).

Etty Suryani mengatakan, sistem penanaman bisa dilakukan dengan berbagai media tanam. Seperti pada lahan atau tanah pekarangan, pot atau polybag dan lainnya. Sistem penanaman tersebut sudah sering disosialisasikan oleh petugas kepada masyarakat.

Gerakan penanaman lebih besar dilakukan TP PKK dengan Pemkab Sukoharjo dengan pembentukan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan rumah pangan lestari ditingkat kecamatan, desa dan kelurahan. Dalam menjalankan program tersebut juga melibatkan satuan instansi lain khususnya pemerintahan.

Keberadaan KWT dimaksimalkan betul oleh Pemkab Sukoharjo untuk menggerakan penanaman pohon. Perhatian juga diberikan Pemkab Sukoharjo dengan memberikan dana bantuan pada KWT. Nilai yang diberikan sekitar Rp 30 juta dan harus dimanfaatkan dalam menjalankan program penghijauan dengan menanam tanaman.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, mendukung penuh program TP PKK dalam pengembangan tanaman pangan pada anggotanya. Tanaman lebih mudah ditanam yakni sayuran karena menjadi kebutuhan pokok masyarakat setiap hari.

"Tidak harus hanya menanam cabai tapi juga masih banyak tanaman sayuran lainnya. Misal ada terong, kol, sawi, kangkung, jahe, laos, jeruk dan lainnya. Menanam tidak harus di kebun anggota PKK bisa menanam di pot atau polybag seperti sudah diajarkan para pengurus TP PKK dan instansi lain," ujar Wardoyo Wijaya.

Wardoyo mengaku sudah melihat dibeberapa lokasi tanaman yang ditanam TP PKK. Hasilnya memang menggembirakan dengan hasil panen melimpah. (Mam)