PBB Minta Pengungsi Venezuela Tak Dideportasi

VENEZUELA, KRJOGJA.com - Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-bangsa (UNHCR) meminta negara-negara yang saat dialiri warga Venezuela untuk menganggap mereka sebagai pengungsi. Dalam laporan tiga halaman yang dilansir UNHCR, badan pengungsi PBB itu meminta negara-negara itu tidak mendeportasi, mengusir atau memaksa mereka kembali terkait situasi saat ini di Venezuela.

"Warga Venezuela terus mengalir ke negara-negara tetangga.... UNHCR mengkhawatirkan kondisi warga Venezuela di luar negara mereka berimplikasi pada mandat UNHCR," tulis badan PBB itu dalam laporan bertajuk "Guidance Note on the Outflow of Venezuelans" atau "Pedoman soal Aliran Warga Venezuela." dilansir Miami Herald.

Badan itu meminta negara-negara untuk menjamin tempat tinggal dan hak bekerja bagi warga Venezuela, meski mereka masuk secara ilegal atau tidak memiliki surat-surat atau dokumen. Pedoman tersebut tampaknya ditujukan kepada Kolombia, yang mendeportasi warga Venezuela dan membatasi mereka masuk.

Bulan lalu, imigrasi Kolombia mulai meminta warga Venezuela yang baru datang untuk memperlihatkan paspor mereka. Padahal dokumen itu makin sulit atau bahkan tidak mungkin didapatkan sebagian besar orang.

Warga Venezuela yang baru juga tidak mendapat izin bekerja kecuali dalam kasus khusus. Langkah-langkah tersebut, menurut otoritas Kolombia berhasil mengurangi jumlah warga Venezuela yang masuk ke negeri itu sebesar 30 persen setiap harinya. (*)

Tulis Komentar Anda