Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Senin, 12 Maret 2018 / 17:20 WIB

POLISI MASIH LAKUKAN PENDALAMAN

Orang Tidak Dikenal Bakar Musala di Banguntapan

BANTUL, KRJOGJA.com - Sebuah musala di lantai dua gedung Pengurus Cabang Muhammadiyah Banguntapan Selatan tepatnya Dusun Kapanjen Jambidan Banguntapan Bantul dibakar orang tidak dikenal Minggu (11/3/2018) malam.  Selain musala, bangunan gazebo di kompleks itu yang juga sebagai tempat  menggelar kegiatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) juga dibakar.  

Warga sekitar yang mengetahui kobaran api mengepul  dari gazebo berusaha memadamkan agar api tidak merembet ke bangunan utama. Hingga kini belum diketahui motif tindakan dari pelaku. Sementara kasus pembakaran sarana ibadah itu ditangani pihak kepolisian.  

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Pengasuh PAUD Fatturohman, Sudarman, Senin (12/3/2018) mengatakan, sebelum peristiwa tu terjadi pihaknya sama sekali tidak menyangka, musala juga ikut dilalap kobaran api. Karena kasus musala terbakar baru diketahui Senin pagi.  Awalnya warga hanya tahu yang terbakar bangunan gazebo yang biasa digunakan istirahat anak-anak PAUD. Musala itu diketahui dibakar ketika dirinya melakukan pengecekan di bangunan di lantai dua.

"Pada awalnya saya manaruh  curiga. karena biasanya pintu musala itu tertutup. Tetapi pagi itu terbuka setelah saya cek ternyata karpetnya terbakar," ujarnya.

Setelah itu pihaknya bergegas menuju lantai dua, begitu sampai di depan pintu terlihat karpet di dalam musala sudah terbakar sebagian. Sementara sarung dan sajadah sudah hangus terbakar. "Didalam musala itu ada satu sajadah dan dua sarung ludes terbakar.  Khusus karpet tidak semua terbakar dan api tidak merembet kemana-mana," jelasnya.  

Pihaknya mengetahui gazebo terbakar justru dari warga sekitar PAUD setelah kobaran melalap bangunan.  Malam itu warga serentak gotong royong memadamkan api, namun warga sama sekali tidak menduga musala juga dibakar.

Sejauh ini  saksi tidak mengetahui motif dari peristiwa pembakaran gazebo dan musala itu.  Karena  gedung  milik Yayasan Muhammadiyah ini juga  tidak punya masalah internal maupun dengan penduduk sekitar. Sudarman menambahkan, kendati terjadi  pembakaran gazebo dan musala, tetapi kegiatan belajar mengajar sekolah PAUD berjalan normal. Kapolsek Banguntapan Kompol Suhadi membenarkan kejadian tersebut dan masih dalam penyelidikan. (Roy)