Olahraga Agregasi    Senin, 12 Maret 2018 / 20:55 WIB

Media Polandia Juluki Egy 'Neymar-nya Indonesia'

GDANSK (KRjogja.com) – Egy Maulana Vikri identik dengan megabintang Barcelona, Lionel Messi. Pemain andalan Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 itu mendapat julukan Messi-nya Indonesia karena selintas memiliki gaya permainan seperti pesepakbola berpaspor Argentina tersebut. Karena itu juga, Egy menjadikan La Pulga –julukan Messi– sebagai idola.

Namun, Egy yang baru diperkenalkan sebagai pemain anyar klub Polandia, Lechia Gdansk, mendapat julukan lain dari media setempat. Media Polandia yakni Polsat Sport menyebut Egy sebagai Neymar-nya Indonesia.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Dalam tulisan yang dibuat Polsat Sport, mereka memberi judul “Dengan mendatangkan Neymar Indonesia, apakah fans Lechia akan bertambah?” Tentu media Polandia takkan memberi julukan tanpa alasan. Mereka mengetahui Egy masuk dalam daftar 60 pesepakbola muda potensial yang diluncurkan media asal Inggris, The Guardian. Egy resmi diperkenalkan sebagai pemain Lechia Gdansk pada Minggu 11 Maret 2018 malam WIB.

Personel Timnas Indonesia U-23 itu diperkenalkan jelang laga yang mempertemukan Lechia Gdansk vs Legia Warsawa. Namun sayang, Lechia takluk 1-3 dari Legia Warsawa yang kini memuncaki klasemen sementara Liga Polandia 2017-2018.

Meski sudah diperkenalkan, Egy tidak langsung tampil bersama klub asuhan Piotr Stokowiec tersebut. Hal itu karena sesuai regulasi yang diterapkan UEFA, pemain yang bukan berasal dari akademi klub itu sendiri, baru bisa dimainkan ketika sudah berusia 18 tahun.

Sekadar informasi, Egy saat ini masih berusia 17 tahun. Ia baru akan genap 18 tahun pada 7 Juli 2018. Bersama Lechia, Egy dikontrak selama tiga tahun. Nantinya bersama Lechia, Egy akan mengenakan nomor kostum 10.

Saat ini nomor kostum 10 sebenarnya masih dimiliki kapten Lechia, Sebastian Mila. Namun, kontrak pesepakbola berusia 35 tahun itu bersama Lechia akan habis di akhir musim ini. Karena itu, Egy disiapkan untuk mengantikan Mila.

Sebelum memilih Lechia sebagai klubnya, Egy sempat dikait-kaitkan dengan Benfica, Getafe, Espanyol dan Saint-Etienne. Namun, demi kesempatan bermain yang lebih besar, Egy memutuskan menjadikan Lechia sebagai klub profesional pertamanya.

Saat ini Lechia sedang dalam posisi harap-harap cemas. Hingga Liga Polandia 2017-2018 memasuki pekan 30, mereka tertahan di posisi 13 dengan koleksi 27 angka. Sekadar diketahui, klub yang menduduki posisi 9 hingga 16 akan mengikuti babak playoff untuk menghindari degradasi. (*)