Mentan Beri Kuliah Umum di STPP Jurluhtan Yogyakarta

Mentan mengajak para mahasiswa untuk selfie bersama. (Foto: Istimewa)

YOGYA (KRjogja.com) - Menteri Pertanian Dr.Ir.H Andi Amran Sulaiman MB, membakar semangat mahasiswa Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Magelang Jurusan Penyuluhan Pertanian di Kampus Jl Kusumanegara Yogyakarta, Senin (12/3). Mentan menyebut terlahir miskin jangan disesali, namun sebagai motivasi tekun belajar dan kerja keras untuk berubah menjadi lebih baik. 

"Semua berawal dari apa yang dilakukan hari ini, untuk menjadi sukses di masa depan. Pintar saja tidak cukup, tetapi harus cerdas dengan hati yang bersih," kata Mentan, saat membuka kuliah umum dihadapan mahasiswa.

Dalam kesempatan tesebut mentan tidak lupa memberikan tips sukses bagi mahasiswa. Menurutnya kalau mau sukses sebenarnya sederhana. "Yang pertama, kurangi tidur. Kalau selama ini banyak tidur, maka kurangi jam tidur, perbanyak membaca, perbanyak belajar dan menciptakan lapangan kerja. Jangan sampai alumni STPP mencari kerja, namun lulusan STPP yang dicari," kata Mentan disambut tepuk tangan mahasiswa. 

Ditambahkan, sebenarnya tidak ada yang tidak bisa, yang ada adalah sulit dan itu bisa diatasi dengan kerja keras. Jika selama ini mahasiswa belajar 8 jam sehari, maka lebihkanlah waktu untuk belajar yang diinginkan atau yang diminati. 

Mentan menyebut, untuk pertanian, memang harus dilakukan regulasi supaya petani bisa sejahtera. Juga meningkatkan swasembada pangan. Dulu dianggap tidak mungkin sekarang jadi mungkin. Dicontohkan, saat ini Indonesia bisa ekspor jagung 60.000 ton  ke Filipina dan ekspor bawang merah 7.750 ton ke negara tetangga.

"Ide awal itu mahal karena berangkat dari kecerdasan. Seperti tadi, saya diperlihatkan produk kecap organik dari STPP. Itu ide bagus, bila perlu dikasih label yang menarik," kata Mentan.

Ketua STPP Magelang, Ali Rachman MSc mengatakan, saat ini STPP sedang menuju transformasi kelembagaan, untuk berubah menjadi Politeknik Pembangunan Pertanian, di Magelang untuk penyuluhan peternakan dan Yogyakarta untuk penyuluhan pertanian. 

Usai memberi kuliah umum, Mentan mengajak para mahasiswa untuk selfie ramai ramai, tentu saja para mahasiswa menyambut dengan antusias. (*)

Tulis Komentar Anda