Revitalisasi Milioboro, Beberapa Toko Terpaksa Tutup

Pekerja membongkar traso sisi barat Malioboro. (Foto : FX Harminanto)

YOGYA, KRJOGJA.com - Alat berat mulai diturunkan untuk mengeruk aspal di jalur khusus dan pedestrian sisi barat Jalan Malioboro, Senin (12/03/2018) siang. Toko-toko yang berada di ujung utara sepanjang 61 meter pun terpaksa menutup rapat ruang usahanya lantaran akses jalan masuk dibongkar para pekerja.

Tunggono, salah satu pemilik toko mengungkap ia terpaksa menutup toko sejak pagi hari karena pengerjaan proyek. “Dari pagi tadi tutup, tapi tadi ada penjelasan setelah dibongkar dan dibersihkan boleh buka lagi,” ungkapnya pada KRJOGJA.com.

Meski demikian, Tunggono tak menampik adanya pengerjaan proyek membuat usahanya terganggu. “Buka pun, karena aksesnya ditutup ya sulit juga pasti ada kerugian tiap hari meski sulit mengatakan berapa angkanya,” katanya.

Tunggono yang juga pemilik toko Fancy berharap pengerjaan revitalisasi Malioboro bisa benar-benar diselesaikan sesuai waktu yang ditentukan. Pasalnya, jika tidak maka kerugian ekonomisnya akan terus bertambah.

“Jangan sampai seperti di sisi timur kemarin yang disepakati sekian waktu tapi molor sampai 9 bulan. Kalau revitalisasi ini molor juga ya jelas rugi, semoga tepat waktu,” harapnya.

Sementara Hindun Muslimah Dutaniaga Pasar Seni Nadzar mengungkap kebijakan perusahaannya akhirnya memilih untuk menutup separuh toko sebagai penghematan selama revitalisasi. Karyawan pun akhirnya diliburkan separuh hingga kondisi kembali seperti semula.

"Ini katanya selesai dua minggu, jadi ya selama dua minggu kami tetap buka tapi hanya separuh toko dan separuh karyawan saja yang masuk sekitar 15 orang. Perusahaan harus melakukan penghematan karena akses jalan juga ditutup, tidak ada pengunjung yang datang sama sekali hari ini,” ungkapnya.

Pelaksana proyek revitalisasi tahap tiga Malioboro Eri Purnomo mengungkap pihaknya menarget pembongkaran dan pengecoran di 61 meter pertama bisa selesai dalam waktu kurang dari 2 minggu. Pelaksana mempertimbangkan aspek ekonomis pelaku usaha Malioboro yang terganggu adanya proyek tersebut.

“Kami maksimal 2 minggu harus selesai mulai pembongkaran dan pengecoran meski belum pemasangan traso. Namun kami berharap sebelum dua minggu sudah selesai, mudah-mudahan cuaca mendukung,” ungkapnya. (Fxh)

Tulis Komentar Anda