DIY Editor : Ivan Aditya Sabtu, 10 Maret 2018 / 17:43 WIB

Desa Krambilsawit Diharap Mampu Bersaing di Era Global

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com - Desa Mandiri Lestari Krambilsawit yangterletak di Kecamatan Saptosari Gunungkidul diharapkan mampu menjadi desa modern, cerdas teknologi serta memiliki kemampuan bersaing di era global. Hal demikian dikatakan Ketua Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri), Subiakto Tjakrawerdaya menyusul dicanangkannya desa tersebut sebagai salah satu desa binaan yayasan yang didirikan oleh HM Soeharto melalui program ‘Desa Mandiri Lestari’.

Menurut Subiakto Tjakrawerdaya konsep untuk mewujudkan desa modern, cerdas teknologi dan mampu bersaing di era global sebenarnya sudah dicanangkan Pak Harto sejak 20 tahun silam. Yakni pada saat hari peringatan 50 tahun koperasi Indonesia pada 12 Juli 1997.

"Perkembangan zaman saat ini mengharuskan seperti itu. Keluarga miskin tidak hanya harus berusaha lepas dari jeratan kemiskinan, namun harus menghadapi persaingan global. Ini sangat berat. Karena itu, kita datang untuk membantu," katanya, saat acara peresmian Desa Krambilsawit sebagai Desa Mandiri Lestari di balai desa setempat, Sabtu (10/03/2018).

Melalui program Desa Mandiri Lestari, Yayasan Damandiri menyalurkan berbagai bantuan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan warga. Mulai dari program bedah rumah dan pendirian warung usaha, pemberian ‘gerobak rakyat’ untuk berdagang, bantuan sarana pendidikan PAUD, pemberian modal usaha lewat program Tabur Puja, pendirian KUD hingga berbagai pelatihan dan pendampingan bagi warga masyarakat.

"Kami memilih Desa Krambilsawit karena mayoritas masyarakatnya masih miskin. Kami menawarkan program perlindungan bagi keluarga miskin lewat koperasi yang akan melindungi warga miskin dari persaingan global," kata Subiakto Tjakrawerdaya.

Sementara itu putri Presiden Soeharto, Siti hediati Haryadi yang turut hadir dalam peresmian, berharap penetapan Krambilsawit sebagai Desa Mandiri Lestari dapat memberikan manfaat bagi seluruh warga. Khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan.

"Muhah-mudahan apa yang telah kami lakukan melalui Yayasan Pak Harto ini bisa memberikan manfaat, sekaligus menjadi contoh bentuk kegotongroyongan dan kepedulian terhadap sesama," katanya.

Sementara itu Wakil Bupati Gunungkidul, Badingah melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Sri Hartanto menyatakan menyambut positif penetapan Krambilsawit sebagai Desa Mandiri Lestari. Ia menilai program Desa Mandiri Lestari merupakan program yang sangat mulia dan sejalan dengan UUD 1945 pasal 33, yakni dalam upaya mewujudkan kemandirian.

"Semoga adanya dukungan ini akan memacu masyarakat Krambilsawit untuk melanjutkan proses pembangunan menuju kemandirian. Semoga program ini juga dapat menginspirasi desa lainnya untuk mengembangkan potensi masing-masing," pungkasnya. (Van)