KPU Kulonprogo Lantik 36 PPK dan 264 PPS

Ketua KPU Isnaini melantik PPK dan PPS. Foto: Widiastuti

WATES (KRJOGJA.com) - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muh Isnaini melantik 36 anggota Panita Pemilihan Kecamatan (PPK) dan 264 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kabupaten Kulonprogo untuk pemilihan umum (Pemilu) 2019, di aula Adikarto (gedung kaca), Jumat (09/03/2018).

Isnaini mengingatkan untuk mengemban tugas yang diberikan dengan menjaga integritas dan profesionalitas. "Integritas berkaitan kejujuran, kemandirian atau netralitas, adil dan akuntabel. Profesional dalam bekerja, sehingga melaksanakan yang menjadi tugas kewajiban dan wewenang dengan pengetahuan/ketrampilan dan wawasan," ujarnya sembari mengatakan aturan pemilu selalu berubah dan berganti, maka PPK dan PPS harus mampu mengikuti dinamika itu, karena dari waktu ke waktu ada perbedaan aturan. 

Isnaini menjelaskan, tugas makin berat bagi PPK dan PPS dalam Pemilu 2019. Sebab pemilih diberi sekaligus 5 surat suara, sedangkan jumlah pemilih dalam satu tempat pemungutan suara (TPS) dibatasi, sehingga jumlah TPS di Kulonprogo makin banyak.

"Diperkirakan ada penambahan sekitar 1.200 TPS yang harus dipersiapkan. Tentu saja tugas PPS dan PPK beban dan tugasnya makin banyak. Mempersiapkan pula SDM untuk anggota KPPS, Pantarlih, logistik, dan akan banyak sekali yang perlu dipersiapkan," ujar Isnaini sambil menambahkan untuk peserta pemilu 2019 sudah ditetapkan ada 15 partai politik dan 4 partai lokal di Aceh.

Asisten Pemerintahan Setda Kulonprogo Arif Sudarmanto SH menyatakan, bahwa tugas PPK dan PPS tidaklah ringan. Sebab harus menjaga dan mengawal proses pesta demokrasi pada Pemilu 2019 hingga selesai. "Berharap anggota PPK dan PPS dapat bekerja dan mengemban amanah ini dengan baik, sehingga dapat menciptakan pesta demokrasi yang sukses, lancar, tertib, aman dan damai, dengan partisipasi jumlah pemilih yang tinggi," imbuh Arif. (Wid)

Tulis Komentar Anda