Jokowi Telah Teken PP Holding Migas

Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA, KRJOGJA.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) Indonesia ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina. 

Dengan penandatanganan ini maka PT Perusahaan Gas Negara (Persero) tidak lagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko Pertamina Gigih Prakoso mengatakan, saat ini aturan tersebut tinggal menunggu dirilis oleh Kementerian Hukum dan Ham.

"PP kan sudah ditandatangani oleh pak Presiden. Kita sekarang proses disetujui Kemenkumham," ungkapnya di Jakarta, Jumat (9/3/2018).

Menurutnya, setelah aturan tersebut terbit maka BUMN akan menyerahkan langsung valuasi kepada Kementerian Keuangan. Saat ini valuasi sudah ada di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

"Valuasi itu menilai ada berapa saham seri B yang dimiliki oleh pemerintah kalau di inbrengkan ke Pertamina," jelasnya.

Lanjut Gigih, kemudian setelah valuasi disetujui oleh Kementerian Keuangan maka akan masuk ke tahap selanjutnya. Tahap selanjutnya adalah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina dalam waktu dekat. "Pokoknya enggak lebih dari bulan ini lah. Di bulan Maret harus RUPS," tukasnya. (*)

Tulis Komentar Anda