Jateng Editor : Danar Widiyanto Jumat, 09 Maret 2018 / 16:50 WIB

Nominal Dana Desa Turun di 17 Desa

KARANGANYAR, KRJOGJA.com - Besaran Dana Desa (DD) di 48 desa pada tahun ini mengalami perubahan. Dari jumlah itu, DD di 17 desa mengalami penurunan nominal dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermasdes) Karanganyar, Hendro Pranoto kepada wartawan, Jumat (9/3/2018) mengatakan berbagai parameter menentukan pembagian DD oleh pemerintah pusat. Format baru tersebut diterapkan pada tahun ini. Setahu dirinya, desa berpenduduk miskin bakal menerima bantuan keuangan itu lebih banyak dibanding desa berdikari.

“Penentuan besaran DD bukan dari bawah. Namun sesuai ketersediaan anggaran pusat yang dipertimbangkan dari kondisi desa. Diantaranya luas wilayah, jumlah penduduk dan jumlah keluarga miskin. Sepertinya, pemerintah pusat menentukan kategori desa miskin menurut laporan BPS (Badan Pusat Statistik),” katanya.

Hendro mengatakan penurunan besaran DD di 17 desa itu bervariasi. Ada yang hanya belasan juta rupiah sampai Rp 300 juta. Yakni Desa Jatipuro di Kecamatan Jatipuro; Desa Jatirejo di Kecamatan Jumapolo; Desa Tunggulrejo di Kecamatan Jumantono; Desa Girimulyo, Kemuning, Nglegok, Dukuh, Jatirejo di Kecamatan Ngargoyoso; Desa Bangsri, Salam, Ngemplak di Kecamatan Karangpandan; Desa Jatikuwung, Bulurejo, Wonosari, Kedungjeruk di Kecamatan Gondangrejo; serta Desa Tamansari dan Tawangsari di Kecamatan Kerjo.

Sedangkan 31 desa lainnya mengalami kenaikan besaran DD dengan jumlah bervariasi pula. Dikatakan, total DD yang diterima 162 desa di Karanganyar pada 2018 Rp 138 miliar atau meningkat Rp 821 juta dari tahun 2017 Rp 133 miliar.

“Besaran totalnya cenderung meningkat dari tahun ke tahun,” katanya.

Tahun ini, DD dicairkan ke rekening tunggal pengelolanya di pemerintah desa dalam tiga tahap, dimana tahap I 20 persen, tahap II 40 persen dan tahap III 40 persen. Adapun tiap pencairan mutlak diawali penyerahan laporan pertanggungjawaban tahap sebelumnya.

“Setelah laporan masuk, maka dalam kurun waktu tujuh hari sudah harus tersalur ke rekening pengguna. Pada tanggal 27 Februari lalu, dana tahap I sudah masuk ke rekening kasda, tinggal mencairkannya saja,” katanya.

Terkait penggunaan DD, pemerintah desa telah diberi informasi plafon bantuan keuangan itu sebelum penertapan APBDes, supaya belanjanya menyesuaikan. (Lim)