HANDAYANI ROAD RACE CHAMPIONSHIP I-2018

Ratusan Pembalap Asapi Sirkuit Siyono Wonosari

Ilustrasi (Foto:doc)

WONOSARI, KRJOGJA.com - Guna membangkitkan kembali gairah balap motor di Gunungkidul  yang vakum sejak tahun 2006 lalu, Handayani Speed Production (HSP) bakal menggelar Kejuaraan road race bertajuk Handayani Open Roadrace Championship I-2018, memperebutkan trofi Ketua DPRD Gunungkidul  di sirkuit lapangan parkir Pasar Sapi Siyono, Wonosari, Gunungkidul, Minggu (11/3/2018).

Sedangkan Sabtu (10/3/2018) ini para pembalap yang berjumlah ratusan starter tersebut,  akan melakukan rangkaian event berupa scrutineering (pemeriksaan kendaraan peserta), brifing dan diteruskan  latihan resmi. Dilanjutkan Minggu (11/3/2018) pagi seluruh pembalap akan melakukan qualifikasi Time Trial (QTT) untuk menentukan grid pembalap dari urutan 1 hingga berikutnya.  Sehabis QTT disusul balapan resmi untuk menentukan  gelar juara dari 19 kelas yang dilombakan.

“Event yang memperebutkan total hadiah 75 juta tersebut, akan berlangsung sebanyak tiga seri dalam tahun 2018 ini. Untuk seri kedua digeber Agustus 2018 dan seri III Oktober 2018. Saya berharap untuk seri pertama ini pesertanya diharapkan bisa  memenuhi target  yaitu lebih 200 starter, meski pada hari yang sama ada kejuaraan roadrace di Jateng dan Jatim,” papar Edy Marwoko, panitia pertandingan kepada KRJOGJA.com di Wonosari, Jumat (9/3/2018).

Lebih lanjut dikatakan, kejuaraan Handayani Open Roadrace Championship  I ini akan menggunakan sistem  transponder, guna menghitung  kecepatan  para pembalap dalam memacu motornya dalam setiap lap yang ditempuhnya. “Jadi event ini setara dengan kejurnas, karena telah memakai sistem  transponder,” terang Edy.

“Event ini digeber  untuk membangkitkan kembali bibit-bibit pembalap di Gunungkidul  dan sekitarnya.  Ini awal kebangkitan balap di Gunungkidul, karena sejak 2006 lalu kejuaraan balapmotor di Gunungkidul  boleh dibilang tidak ada yang penyelenggaranya lokal, tapi  yang sifatnya kejurnas  memang ada, tapi panitia  penyelenggaranya  bukan daerah,”  bebernya.

Event ini akan mempertandingkan sebanyak 19  kelas, terdiri kelas utama (6 kelas), kelas suporting (pendukung, sebanyak 8 kelas) , kelas MiniGP 2 kelas), dan kelas lokal ( kelas). Kelas utama  yaiitu kelas Bebebk 150 cc 4 Tak Tune Up (TU) open, kelas Bebek 125 cc 4 Tak TU open, kelas Bebek 150 cc 4 Tak pemula A, kelas Bebek 125 cc 4 Tak TU pemula A, kelas Bebek 150 cc 4 Tak Standard pemula B di bawah 16 tahun, kelas Bebek 125 cc 4 Tak Standard pemula B di bawah 16 tahun.

Sedangkan 8 kelas suporting event yang dilombakan  di antaranya, kelas Matic hingga 130 cc 4 Tak standard open,  kelas Matic hingga 130 cc standard khusus wanita (open), kelas Vespa 150 cc TU open  dan lain-lain. (Rar)

Tulis Komentar Anda