Ekonomi Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 09 Maret 2018 / 07:37 WIB

Harga Minyak Mentah RI Turun Jadi USD61,61 per Barel

JAKARTA, KRJOGJA.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) pada bulan Februari 2018 lebih rendah dibandingkan bulan Januari 2018.

Mengutip keterangan resmi Kementerian ESDM di Jakarta, Kamis (8/3/2018), rata-rata ICP turun sebesar USD3,98 per barel menjadi USD61,61 per barel dari USD65,59 per barel pada Januari 2018.

Tim harga minyak Indonesia Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, penurunan rata-rata harga minyak mentah Indonesia tersebut mengikuti perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan Februari 2018 dibandingkan bulan Januari 2018 yang mengalami penurunan: Dated Brent dari 69,18 dolar AS per barel menjadi 65,19 dolar per barel (turun 3,99 dolar per barel). 

Brent (ICE) dari 69,08 dolar per barel menjadi 65,73 dolar per barel (turun 3,35 dolar per barel).WTI (Nymex) dari 63,67 dolar per barel menjadi 62,18 dolar per barel (turun 1,49 dolar per barel).Basket OPEC dari 66,88 dolar per barel menjadi 62,18 dolar per barel (turun 3,40 dolar per barel).

Penurunan harga minyak dunia ini dipengaruhi antara lain oleh publikasi Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) yang mengindikasikan meningkatnya pasokan minyak global sebesar 0,35 juta barrel per hari menjadi rata-rata 97,66 juta barrel per hari di bulan Januari 2018.

International Energy Agency (IEA) dan Energy Information Administration (EIA) AS juga mencatat peningkatan rata-rata produksi minyak mentah tahunan di AS hingga bulan Februari 2018 mencapai level tertinggi sejak tahun 1970 yaitu sebesar 10,6 juta barrel per hari, serta berpotensi mendekati produksi Rusia serta diperkirakan akan melebihi produksi Arab Saudi pada akhir tahun 2018. (*)