Ekonomi Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 08 Maret 2018 / 23:53 WIB

Tunggu Izin Impor, Industri Mie hingga Biskuit Kritis

JAKARTA, KRJOGJA.com - Pemerintah memutuskan impor garam untuk kebutuhan industri tahun ini sebanyak 3,7 juta ton. Untuk industri makanan dan minuman (mamin) diberikan jatah impor garam 460.000 ton.

Sampai saat ini sudah 1,3 juta ton garam industri diimpor. Hanya saja untuk industri mamim belum mendapatkan izin.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Menurut Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) Adhi Lukman, pemerintah harus ambil langkah cepat memberikan izin bagi industri mamin. Jumlahnya tidak mesti langsung 460.000 ton, namun bisa dikeluarkan secara berkala.

"Kita terhambat karena industri mamin ini sangat mengharapkan. Terus terang Bapak Ibu Menteri untuk segera mengeluarkan izin impor bahan baku garam industri mamin," tuturnya, di JCC, Jakaa, Kamis (8/3/2018).

Dia melanjutkan, pengusaha sadar ada UU Perlindungna Nelayan dan Petambak Garam, di mana produksi garam dalam negeri harus diserap. Namun, ternyata banyak industri mamin yang menilai adanya ketidakcocokan terhadap garam lokal.

"Ini kan masalahnya selalu data, data kita sampaikan clear dan data per perusahan. Kalau memang koordinasi antar kementerian baru melihat data sepakat satu sama lain paling enggak, minimum disepakati dikeluarkan dulu, jangan sampai industri ini berhenti," ujarnya. (*)