Vinales Kecewa Dengan Motor Yamaha

Foto: Okezone

DOHA (KRjogja.om) – Kiprah Tim Movistar Yamaha di MotoGP 2017 memang sungguh buruk. Sempat memberikan tampil luar biasa di awal-awal balapan, Tim Yamaha justru mengalami penurunan performa di paruh kedua MotoGP 2017.

Bahkan kedua pembalap Tim Yamaha, yakni Valentino Rossi dan Maverick Vinales, gagal ikut serta dalam persaingan dalam perburuan titel juara dunia tahun ini yang menghadirkan persaingan antara pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, melawan rider Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso.

Yang mana Vinales hanya mampu menyelesaikan kejuaraan dunia MotoGP 2017 dengan menempati posisi ketiga usai meraih 230 poin. Sementara Rossi harus puas berada di tempat kelima dengan torehan 208 poin dari 18 balapan yang sudah berlalu.

Bahkan Tim Yamaha pun harus puas nangkring di posisi ketiga pada klasemen akhir konstruktor motoGP 2017. Yang mana hal tersebut merupakan prestasi terburuk yang dialami oleh tim pabrikan asal Jepang dalam 10 tahun terakhir.

Kans Tim Yamaha untuk bisa bangkit di MotoGP 2018 pun masih mendapatkan banyak keraguan dari beberapa kalangan. Terlebih dalam tiga sesi uji coba pramusim yang berlangsung di Malaysia, Thailand, dan Qatar motor anyar Tim Yamaha, YZR-M1 2018 masih kerap gagal kompetitif.

Mengetahui kondisi tersebut membuat Vinales pun lantas memberikan komentarnya seusai menjalani sesi uji coba pramusim MotoGP 2018 Qatar hari terakhir di Sirkuit Losail. Ia mengaku sangat kecewa dengan kecepatan YZR-M1 2018 miliknya sejauh ini.

“Situasi seperti ini memang terasa sangat sulit dan berat, karena sebelum sesi tersisa 40 menit, saya berkendara 50%, tidak bisa lebih ngotot. Setiap kali mencoba untuk bisa lebih agresif, saya keluar lintasan,” ucap Vinales, seperti disadur dari Marca, Rabu (7/2/2018).

“Ini membingungkan. Untungnya, kami melakukan perubahan besar, kami kembali pakai motor pada hari pertama di mana saya mencatat 1 menit 55 detik, dan saya bisa lebih baik,” tuntas pembalap berjuluk Top Gun tersebut. (*)

Tulis Komentar Anda