Olahraga Agregasi    Jumat, 09 Maret 2018 / 19:56 WIB

Marquez Jagokan Dovizioso di Seri Perdana

LOSAIL (KRjogja.com) – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, masih menunjuk pembalap Tim Ducati yakni Andrea Dovizioso sebagai pesaing terberatnya pada musim ini. Bahkan sang juara bertahan menyebut The Little Dragon –julukan Dovizioso- akan tampil terbaik di seri pembuka MotoGP 2018.

Balapan perdana MotoGP musim ini akan digelar di Sirkuit Losail, Qatar pada 18 Maret 2018 malam WIB. Tentu saja hasil tes pramusim terakhir yang digelar di sirkuit yang sama pada 1-3 Maret 2018 bisa menjadi acuan untuk melihat persaingan dari para pembalap di seri pembuka tersebut.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Setelah melalui seluruh rangkaian tes, juara dunia MotoGP 2017 pun berpendapat rival utamanya musim lalu yakni Dovizioso akan kembali bersinar. Meski pada hasil akhir, pembalap Tim Yamaha Tech 3 yakni Johann Zarco keluar menjadi yang tercepat pada tes pramusim tersebut.

Namun, The Baby Alien –julukan Marquez- menilai kecepatan Zarco tidaklah konsisten. Menurutnya kecepatan yang ia dapat tersebut hanya terjadi satu kali. Sementara konsistensi mampu ditunjukkan Dovizioso yang harus puas duduk di posisi ketiga.

Selain Dovizioso, Marquez juga menilai dua pembalap seperti Danilo Petrucci dan Cal Cruthclow menunjukkan konsitensi yang cukup baik. Tetapi Crutchlow harus puas duduk di posisi keempat dan Petrucci berada di tempat kesembilan. Sementara bagi Zarco dan Valentino Rossi yang menempati posisi pertama dan kedua, dianggap kurang konsisten oleh Marquez.

“Jika Anda mengecek ritme kemarin, jika melihat di atas kertas sekarang, sepertinya Petrucci sangat, sangat cepat dalam jangka panjang. Cal juga cepat dalam jangka panjang, konsisten,” ungkap Marquez, mengutip dari Crash, Selasa (6/3/2018).

“Zarco cepat, tapi di satu putaran. Dalam jangka panjang, dia harus berjuang lebih jauh lagi. Maksud saya, jika Anda melihat waktu putaran Zarco adalah 1 menit 54 detik, tapi kemudian jangka panjangnya adalah 1 menit 56 detik,” tambahnya.

“Jadi bedanya sangat, sangat besar. Bahkan Valentino pun sangat kuat di penghujung hari. Dovi saya pikir akan menjadi yang terkuat,” pungkasnya. (*)