DIY Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 06 Maret 2018 / 11:21 WIB

Sehari, Polda DIY ‘Tilang’ 1.000 Pelanggar

WONOSARI, KRJOGJA.com -Pelanggaran lalu-lintas terkait dengan rambu-rambu lalu-lintas di wilayah DIY tercatat cukup tinggi. Tiap hari mencapai  1.000 orang  dan langsung dikenai sanksi dengan bukti pelanggaran (Tilang). 

Selain melanggar peraturan adan disiplin berlalu-lintas di jalan raya, kecepatan pengguna kendaraan di Yogyakarta kini menjadi sorotan  karena  berpotensi dan menjadi salah satu penyebab  terjadinya kecelakaan lalu-lintas. 

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

"Jumlah tilang perhari sampai 1.000 pelanggar  rambu-rambu  karena keaktifan dari anggota di lapangan," kata Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Latif Usman  di Wonosari Senin (05/03/2018).

Menurut Dirlantas kedisiplinan pengguna jalan di Yogyakarta terlihat dari tingginya jumlah  pelanggaran setiap  hari yang diberikan Polisi kepada pengguna jalan yang dinyatakan melanggar. Sebagian besar,  atau dominasi tingkat dan jenis pelanggaran yakni pengguna jalan melanggar rambu dan marka jalan. Selain itu, polisi juga menyoroti pengguna jalan yang memacu kendaraannya melebihi batas  kecepatan melebihi ketentuan tertera pada rambu-rambu lalu-lintas. 

"Kecepatan paling banyak menyebabkan pengendara meninggal dunia selalu mencapai laju kecepatan  melebihi 60 km perjam. Selama Operasi Keselamatan Progo 2018 yang dilaksanakan  kamiterus berupaya melakukan tindakan sosialisasi kepada masyarakat. Seperti upaya Preventif dan Edukatif juga  sosialisasi,” imbuhnya.

Budaya tertib lalulintas terus diupayakan sejak dini, salah satunya menggandeng sekolah  berbagai jenjang termasuk dengan pendidikan anak usia dini. (Ded)