PERTANDINGAN UJICOBA

Kalah Lagi, PSS Belum Mampu Bangkit

Pemain PSS Adi Nugroho (hijau) berusaha melewati pemain belakang PSMS (Harminanto)

SLEMAN, KRJOGJA.com - PSS sLEMAN kembali menelan kekalahan di laga ujicoba kontra tim Liga 1, PSMS Minggu (4/3/2018) sore. Setelah sempat menahan 1-1 hingga menit 83, PSS harus mengakui keunggulan tamunya tersebut dengan skor 1-2. 

Di laga kali ini, Herry Kiswanto sedikit mengubah komposisi pemain dengan kembali memasang kiper Ega Rizky dan dua bek Yudi Khoerudin serta Ansor Fauzi di tengah. Dua bek sayap kali ini ditempati Akbar Zakaria dan Bima Reksa sementara Hisyam Tolle didorong maju sebagai gelandang bertahan. 
Ilham Irhaz, Iksan Pratama menjadi pilihan dua gelandang serang dengan tiga penyerang yakni Tambun Naibaho didepan dibantu Adi Nugroho dan Slamet Budiono di kedua flank.  Di babak pertama, PSS sebenarnya memiliki beberapa peluang berbahaya diantaranya sepakan salto Tambun Naibaho dan Slamet Budiono. Sayang, sepakan Tambun hanya menyamping di sisi gawang sementara tendangan Slamet berhasil diselamatkan kiper PSMS Dhika Bhayangkara. 

PSS tertinggal lebih dahulu melalui gol Frets Butuan di akhir babak pertama tepatnya menit 40. Umpan silang dari ujung ke ujung yang dilepaskan bek Roni Fatahilah dengan tepat menemui Frets yang menyisir dari sayap kiri. 

Tusukan tajam ke jantung pertahanan PSS berhasil dilakukan winger Medan ini dan diakhiri dengan shooting kaki kanan yang meluncur ke arah gawang. Bola sempat mengenai kaki bek PSS dan berubah arah, papan skor beruba 0-1 untuk tamu yang bertahan hingga babak pertama usai. 

Memulai babak kedua, PSMS terlihat mendominasi penguasaan bola. Namun justru tuan rumah yang mampu menyamakan kedudukan tepat menit ke-49 setelah wasit Iksan memberikan hadiah penalti bagi PSS. 

Pemain PSMS Roni Fatahilah tertangkap mata wasit melakukan handsball di dalam kotak penalti. Adi Nugroho yang maju menjadi algojo mampu menuntaskan penalti dan mengubah skor menjadi sama kuat 1-1. 

Lepas gol, permainan kedua tim terlihat menurun temponya. PSMS malah tampak unggul dalam jumlah peluang diantaranya dua kali lewat striker asing pengganti, Wilfred Yesson meski sayang tak menemui sasaran. 

PSS mencoba memasukkan Rangga Muslim menggantikan Adi Nugroho dan I Made Wirahadi menggantikan Tambun Naibaho sementara PSMS memasukkan dua pemain berpengalaman Jajang Sukmara dan Amarzukih. Alih-alih cetak gol, menit ke-84, PSS malah tertinggal setelah tusukan Frets Butuan salah diantisipasi Bima Reksa dan meluncur ke gawang. 

Tak ada lagi gol tercipta hingga laga usai meski kedua tim sempat mencipta peluang. PSS kembali harus mengakui keunggulan lawan yang merupakan kontestan Liga 1 sekaligus semifinalis Piala Presiden 2018.

Ditemui usai pertandingan, pelatih PSMS Djajang Nurjaman mengaku penampilan anak asuhnya mengalami peningkatan dibandingkan saat melawan Barito Putera kemarin. "Secara umum ada peningkatan, meski ada kesalahan elementer karena banyak pemain muda yang kami turunkan hari ini. Terimakasih hari ini permainan bagus dan kami bisa menang,” ungkapnya. 

Sementara pelatih PSS Herry Kiswanto mengaku timnya sudah berusaha keras sepanjang pertandingan untuk menampilkan permainan terbaik. Herkis mengungkap timnya mencipta peluang mutlak yang seharusnya menjadi gol namun gagal dieksekusi dan membuat tak munculnya kepercayaan diri. 

“Ini pekerjaan rumah juga karena ada banyak peluang mutlak tapi belum jadi gol. Hari ini masalah sekali karena membuat mental bermainnya turun, ini memang kekurangan yang harus dibenahi kedepan,” ungkapnya. (Fxh)

Tulis Komentar Anda