Peristiwa Editor : Ivan Aditya Jumat, 02 Maret 2018 / 12:19 WIB

Adik Ditegur Warga, Kakak Main Bacok

YOGYA, KRJOGJA.com - Seorang kakak mengamuk setelah tak terima adiknya ditegur oleh seseorang saat melintas di sebuah jalan kawasan Semaki Umbulharjo. Dengan pedang di tangan, MIR (21) warga Semaki mengancam siapa saja yang ditemuinya untuk mencari orang yang telah mengganggu adiknya itu. Bahkan tindakan sempat melukai seorang warga yang berusaha menenangkan serta melerainya.

Kapolsekta Umbulharjo, Kompol Sutikno mengungkapkan peristiwa berawal saat adik tersangka dengan mengendarai sepeda motor melewati sebuah jalan di kawasan Sanggarahan Semaki. Saat itu adik pelaku mengaku ditegur seorang warga dan bahkan motornya sempat ditendang.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Tindakan itu dilaporkannya kepada sang kakak dan pemuda ini segera mendatangi lokasi. Dengan membawa sebilah pedang tersangka mendatangi warga yang tengah berkumpul di depan sebuah masjid. Kepada warga pelaku menanyakan siapa yang telah mengganggu adiknya itu.

Merasa tak melakukan hal seperti yang dituduhkan itu warga pun langsung membantahnya. Warga mengatakan tidak tahu-menahu tentang peristiwa itu dan tak mengerti siapa orang yang dimaksud oleh pelaku.

Mendapat jawaban itu tersangka justru marah dan mengamuk. Ia mengancam orang yang ada di tempat itu dengan menggunakan pedangnya. Seorang warga yang berusaha menenangka pelaku malah terluka setelah ujung pedang mengenai lehernya.

Tak mendapati orang yang dicari, pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi dan warga melaporkan peristiwa itu kepada Polisi. “Anggota mendapat laporan jika ada orang yang nengancam warga dengan sebilah pedang, namun saat kami tiba di lokasi ternyata pelaku sudah tidak ada di tempat,” ungkap Sutikno di Mapolsek Umbulharjo, Jumat (02/03/2018).

Setelah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi petugas akhirnya berhasil mendapatkan identitas pelaku. Polisi langsung memburu tersangka dan berhasil menciduk di rumahnya. Dari tangah pelaku berhasil disita barang bukti berupa sebilah pedang sepanjang 60 cm yang digunakannya untuk beraksi.

“Tersangka telah kami amankan guna peoses lebih lanjut. Pengakuan sementara dari tersangka, ia melakukan hal tersebut lantaran tidak terima adiknya karena adiknya telah diganggu,” jelasnya. (Van)