Raih Suara Terbanyak Pilcarek UII, Fathul Ucapkan ‘Innalillahi’

Wakil Rektor II UII sedang menjalankan hak pilihnya dalam Pilcarek. (Istimewa)

YOGYA, KRJOGJA.com - Dinyatakan sebagai peraih suara tertinggi dalam Pemilihan Calon Rektor UII, Fathul Wahid PhD langsung mengucapkan 'innalillahi wa inna ilaihi raajiun'. Mantan Dekan Fakultas Teknik Industri UII Periode 2010-2014 yang kini menjabat Kepala Badan Sistem Informasi UII tetap berdoa supaya Allah memilihkan yang terbaik untuk UII, siapapun dia yang terpilih.

Ketua Panitia Pemiliah Rektor UII periode 2018-2022 Dr Syamsuddin SH MH, Kamis (1/3/2018) resmi menyatakan bila  Dosen Magister  Teknik Informatika Pascasarjana Fathul Wahid PhD meraih suara terbanyak 259 dari total pemilih 871 suara sah dalam Pemilihan Calon Rektor UII. Pemilihan Rabu (28/2/2018) diikuti 875 dari 1.049 pemilik suara, namun ada 4 suara dinyatakan tidak sah.

Dalam pemilihan yang dilakukan di 9 tempat pemungutan suara (TPS) yakni di FTI, FIAI, FTSP, FMIPA, FK, FPSB, FE, FH dan Rektorat, terpilih 5 calon Rektor UII. Kelima calon rektor tersebut ialah Fathul Wahid  ST MSc PhD, Kepala Badan Sistem Informasi UII meraih  259 suara. Sedang Suparman Marzuki Dr SH MH (mantan Ketua Komisi Yudisial, 151 suara), Rohidin Dr Drs Mag (Wakil Dekan FH, 98 suara), Widodo Dr Ing Ir MsC (Dekan FTSP, 83 suara) dan Dwipraptono Agus Harjito Dr MSi (Dekan FE,  71 suara).

Dijelaskan Ketua Panitia Pemilihan Rektor UII, setelah terpilih 5 calon maka mereka akan diminta menyampaikan rencana aksi calon rektor. Direncanakan, action plan akan dilakukan pada 14 Maret mendatang di hadapan pengurus Yayasan, Anggota Senat Universitas, Dosen Tetap, Tenaga Kependidikan dan perwakilan mahasiswa. Dari 5 calon tersebut Senat akan memilih 3 orang yang penentuan akan dilakukan Yayasan Badan Wakaf.   

Sebagaimana diketahui, pemilihan rektor UII selama ini dilakukan berjenjang dengan tahap  penjaringan balon yang dilakukan di fakultas. Kemudian pemilihan calon rektor yang dilakukan universitas, pemilihan rektor yang dilakukan Senat Universitas dan terakhir penentuan oleh Yayasan Badan Wakaf. “Dari 5 calon tersebut Senat akan memilih 3 orang yang penentuan akan dilakukan Yayasan Badan Wakaf,” jelas Syamsuddin.   (Fsy)

 

Tulis Komentar Anda