DIY Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 27 Februari 2018 / 00:10 WIB

Izin WPR Tambang Emas Sudah Turun

WATES, KRJOGJA.com -Wilayah pertambangan rakyat (WPR) Tambang Emas di wilayah penambangan Desa Kalirejo dan Desa Hargorejo Kecamatan Kokap, izinya sudah turun. Sebanyak empat titik dengan luasan 100 hektare atau masing-masing 25 hektare. 

"Pemkab Kulonprogo akan menggandeng Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Kemenristek Dikti untuk menambang bersama rakyat setempat. Agar bisa menggunakan inovasi baru menambang emas tanpa memakai atau bebas dari merkuri. Teknologi pengolahan emasnya mampu menghasilkan emas lebih baik tanpa merusak lingkungan," ujar Bupati Kulonprogo dr H Hasto Wardoyo SpOG(K), Senin (26/02/2018).

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Hasto berharap dalam mengelola tambang, nantinya bisa dikerjakan dengan BUMDes. "Untuk kelanjutannya akan ada peninjauan ke lokasi. Diharapkan BUMDes juga siap," ujarnya.

Kepala Desa (Kades) Kalirejo, Lana menuturkan untuk wilayah Kalirejo pertambangan rakyat yang izinya turun ada 3 titik atau seluas 
75 hektare. 

"Hanya kami belum tahu persis yang mana saja 3 titik itu. Sesuai yang kami ketahui titik 1 adalah Pedukuhan Sangon 1 dan 2, titik 2 Sangon 2 dan Plampang 2, titik 3 Plampang 3. Tapi untuk jelasnya kami masih menunggu," katanya.

Lana menyatakan, selama ini pertambangan itu sudah ada sejak dulu, bahkan sejak ia masih kecil. Karena tidak legal, kondisinya pasang surut, ada satu atau dua yang menambang. "Dengan adanya WPR tambang emas turun, maka diharapkan dapat mensejahterakan rakyat," ucapnya. (Wid)