Hiburan Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 14 Februari 2018 / 21:09 WIB

"Jangan Ribut, Itu Berat. Gak Ada yang Kuat"

JAKARTA, KRJOGJA.com - Kesuksesan film Dilan 1990 yang telah menyedot 5,1 juta penonton menjadi gambaran geliat film Indonesia yang merajai bioskop tanah air. Hal ini mendapat apresiasi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang ikut nonton bareng di Studi XXI Taman Ismail Marzuki, Selasa, (13/02/2018).

"Film ini luar biasa, punya penggemar yang sangat masif, sudah lima juta lebih. Patut diapresiasi film Indonesia seperti ini," kata Moeldoko usai menonton film Dilan 1990 bersama sutradara Fajar Bustomi dan para pemain film. Turut hadir juga Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Darmawan Prasodjo dan Deputi V Kepala Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodhawardani.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Dengan latar belakang tahun 1990, Moeldoko merasa terhibur menyaksikan film yang diangkat dari novel karya Pidi Baiq ini. Menurut dia, gaya hidup remaja akan berbeda sesuai zamannya. Kehebatan Vanesha Prescilla (Milea) dan Iqbaal Ramadhan (Dilan) sebagai pemain utama, bisa memerankan dengan baik cerita dari masa lalu.

“Ada pesan moral yang kita dapat. Pertama, keberanian. Keberanian itu perlu dibangun dimulai dari hal kecil sampai besar,” ujarnya. Pesan moral kedua, lanjut dia, seseorang yang telah diberikan kekuasaan jangan menggunakan kekuasaan sewenang-wenang.

“Mungkin contoh, guru dalam film ini bagaimana, tidak boleh dia menggunakan kekuasaan di luar kewenangan dan pesan terakhir soal kesetiaan,” katanya. Moeldoko mengutip kata-kata yang populer dari film ini. “Jangan rindu. Rindu itu berat, kamu gak akan kuat.”

“Saya ganti; jangan ribut, karena ribut itu berat, gak ada yang kuat,” kata mantan Panglima TNI ini yang disambut gelak tawa para pemain film.

Vanesha Prescilla mewakili tim dan seluruh kru film merasa senang film Dilan 1990 mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat. “Ini sebuah penghargaan, bisa diapresiasi dan ditonton langsung sama Pak Moeldoko,” katanya. (*)