Gaya Hidup Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 15 Februari 2018 / 02:42 WIB

Tupai Bisa Dijadikan Satwa Hias

ANEKA jenis satwa mempunyai polah-tingkah lucu dan tampilan unik. Alhasil, cocok dijadikan sebagai satwa hias atau ‘klangenan.’ Satu di antaranya tupai, apalagi jenis tupai langka. Kandang satwa ini bisa cukup ditempelkan di bagian tembok kompleks tinggal dan sewaktu-waktu bisa melihat maupun menyapanya.

Warga kawasan Jalan Kyai Mojo Yogya, Rudy Hartono termasuk yang senang menjadikan tupai sebagai satwa hias. Jenis tupai terutama yang langka, seperti albino (warna putih, mata merah), hitam maupun bulu coklat dengan mata merah. Semua tupai klangenannya sudah diberi nama.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

“Tupai-tupai langka seperti ini kami peroleh dari berbagai pihak, dipelihara sejak masih remaja, syukur anakan. Dengan trik seperti ini peluang jinak lebih tinggi,” ungkap Rudy, baru-baru ini.

Kandang tupai, lanjutnya, dipilih yang terbuat dari kawat ataupun besi. Jika menggunakan kayu maupun bambu malah akan dirusak tupai, karena satwa ini termasuk hewan pengerat yang sering merusak kayu, bambu dan sejenisnya untuk mengasah gigi-giginya. Tak kalah penting, di dalam kandang juga diberi sarang, antara lain terbuat dari kotak kayu.

Agar tetap terjaga kesehatannya, kandang tupai perlu rutin dibersihkan. Idealnya juga pada pagi hari bisa mendapatkan sinar matahari. Sedangkan pakan rutin yang diberikan, yakni beberapa jenis buah-buahan, misalnya melon, pepaya, jagung muda, pisang dan salak. Secara berkala dapat diberi juga kacang tanah serta jangkrik.

“Diberi daging buah kelapa mau juga, tapi biasa kami hindari karena bisa memicu air kencing tupai berbau 'pesing'. Kalau hanya sesekali saja tak masalah,” papar Rudy.

Dia menambahkan ketika akan menjodohkan tupai, perlu melewati tahap pengenalan. Tupai jantan dan betina ditempatkan di kandang sendiri lalu kedua kandang sering didekatkan. 

Ketika sudah tampak saling mengenal atau akrab, tupai betina dipindah ke kandang tupai jantan. Adapun ciri tupai jantan, misalnya terlihat buah pelir di bagian belakang dan batok kepala biasa lebih besar. (Yan)