Tahun 2045 Penduduk Indonesia Diramalkan Tembus 321 Jiwa

JAKARTA, KRJOGJA.com - Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) memperkirakan, penduduk Indonesia bisa menembus 321 juta jiwa di tahun 2045. Jumlah ini meningkat dibandingkan data Survei Penduduk Antar Sensus (Supas) 2015 yang berada di angka 255,1 juta.

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menjelaskan, penduduk Indonesia di tahun itu akan semakin terkonsentrasi di perkotaan dengan angka 63,1 persen dari jumlah populasi. Jumlah ini meningkat tajam ketimbang tahun 2015, di mana jumlahnya mencapai 53,1 persen dari populasi.

Maka dari itu, tak heran jika perkembangan kota besar tak berhenti sampai metropolitan, melainkan hingga menjadi megapolitan. Salah satu potensi megapolitan yang paling besar adalah Jakarta-Bandung dengan jumlah populasi diperkirakan mencapai 80 juta penduduk. Nantinya, konsep metro Jakarta yang dikenal dengan Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodatebek) sudah tidak relevan lagi.

"Perkembangan Jakarta ini semakin ke timur, bahkan kawasan suburb Jakarta kini sudah mencapai Cikarang. Di barat sudah mendekati Serang, jadi kawasan megapolitan yang paling obvious ini adalah Jakarta-Bandung," ungkap Bambang.

Selain Jakarta, Bambang juga melihat potensi kota metropolitan baru di luar Jawa, seperti Balikpapan, Manado, Makasar, dan Ambon. Maka dari itu, ia berharap Indonesia bisa mengurangi konsentrasi penduduknya di pulau Jawa.

Berdasarkan Supas 2015, penduduk di Jawa yang mencapai lebih dari 50 persen dari populasi. Jumlah tersebut diharapkan bisa turun ke angka 47 persen di tahun 2045. Langkah ini, menurut Bambang, dirasa perlu agar tercipta pemerataan Produk Domestik Bruto (PDB). (*)

Tulis Komentar Anda