Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 14 Februari 2018 / 20:23 WIB

Belanja Kampanye Dibatasi Rp10,4 Miliar

TEMANGUNG, KRJOGJA.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung membatasi belanja kampanye masing-masing pasangan calon peserta Pilkada 2018 di daerah tersebut sebesar Rp 10.459.825.

Komisioner KPU Kabupaten Temanggung Divisi Hukum Yami Blumut mengatakan dana maksimal untuk belanja kampanye sebesar Rp 10.459.825 tersebut sudah melingkupi seluruh kegiatan. "Jadi seandainya ada dana tersisa di rekening khusus kampanye dari paslon akan dikembalikan pada
kas negara," kata Yami, Selasa (14/02/2018).

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Dia mengatakan maksimal dana belanja kampanye itu telah disepakati tiga paslon peserta Pilkada Kabupaten Temanggung 2018. Panwaslu
Kabupaten Temanggung juga telah mengetahui, sebab hadir pada pertemuan tersebut.

Dia menegaskan pada paslon yang melanggar aturan dana kempanye adalah pembatalan sebagai peserta pilkada. Aturan itu tidak hanya pada belanja pengeluaran, namun juga besaran dana yang diserahkan, seperti perseorangan maksimal Rp 75 juta dan badan usaha swasta dan partai politik maksimal Rp 750 juta.

Disampaikan bantuan non uang seperti jasa dan barang untuk kegiatan kampanye, akan dinilai dengan uang dan masuk dalam pemasukkan. " Kadang ada yang menyumbang kaus, konsumsi, atau hiburan dalam kampanye, itu semua akan dinilai uang," katanya.

Dikemukakan, pada Rabu (14/2) merupakan batas akhir peserta kampanye menyerahkan laporan awal dana kampanye. Data yang diserahkan antara lain fotocopi rekening khusus dana kampanye. Sumber perolehan saldo awal atau saldo pembukaan, serta keterangan rincian penerimaan dan pengeluaran sebelum pembukaan  rekening khusus tersebut bila ada. (Osy)