Tanah Gerak Rusak Belasan Rumah Warga Redin

Yatimah menunjukkan dinding bangunan yang jebol akibat pergerakan tanah. (Foto : Jarot Sarwosambodo)

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Tanah di RT 01 RW 01 Dusun Krajan Desa Redin Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo kembali bergerak setengah bulan terakhir. Sebanyak 15 rumah warga setempat mengalami kerusakan, bahkan sebagian tidak dapat dihuni.

Pergerakan tanah pertama kali terjadi tiga tahun lalu. "Namun sempat berhenti, stabil. Akhir-akhir ini kembali bergerak, terutama saat hujan lebat," ujar warga Redin, Yatimah (60), kepada KRJOGJA.com, Rabu (14/02/2018).

Rumah Yatimah mengalami kerusakan pada bagian dapur dan kamar mandi. Bahkan bangunan dapur samping rumah dibongkar karena dindingnya miring. Lantai rumah itu juga pecah dan bergelombang.

Yatimah tidak berani tidur di rumah saat malam hari. "Saya mengungsi di rumah anak, masih di Desa Redin. Kalau siang tetap di rumah, tapi tidur malam tidak berani," tuturnya.

Kondisi terparah dialami Ngabidin. Rumah dua lantai di tepi Jalan Raya Maron - Kepil itu miring dan dindingnya retak. Namun Ngabidin dan keluarganya tetap menghuni bangunan tersebut. "Tapi tetap waspada, terutama saat hujan lebat," ucap Ngabidin.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo, Herry Susanto mewakili Kepala BPBD Drs Boedi Hardjono mengemukakan, pemerintah berencana mengalokasikan bantuan perbaikan rumah rusak di Desa Redin. "Kami dan Dinsos masih melakukan
pendataan, lalu diverifikasi dan rencananya dialokasikan lewat APBD Purworejo 2018," terangnya. (Jas)

Tulis Komentar Anda