Sopir Bus Sahabat Ditetapkan DPO

Bangkai Bus PO Sahabat masih teronggok di Jalan Wates. (Foto : Sukro Riyadi)

BANTUL, KRJOGJA.com - Kasus terbakarnya Bus  PO Sahabat E 7949 H jurusan Yogyakarta-Cirebon memasuki babak baru. Sopir bus, Enjang asal Bogor  kini sudah ditetapkan sebagai DPO oleh Satuan Lalulintas Polres Bantul.

Penetapan sopir bus sebagai DPO itu karena sejak peristiwa kebakaran akhir Desember 2017 lalu hingga kini menghilang. Keberadaannya juga tidak diketahui oleh perusahaan tempatnya bekerja atau rekan-rekannya.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pengurus Bus Po Sahabat untuk mengetahui keberadaan sopir, tetapi mereka juga tidak mengetahui,” ujar Kasat Lantas Polres Bantul AKP Imam Bukhori SIK SH didampingi Kanit Laka Polres Bantul, Ipda Moelyanto SH, Rabu (14/02/2018).

Bahkan keluarganya juga tidak mengetahui keberadaan Enjang, karena setelah bus terbakar di Jalan Yogya - Wates Km 10 Kalakan Argorejo Sedayu Bantul waktu itu keberadaanya tidak diketahui. Padahal pihak penyidik kepolisian belum tentu menjadikan sopir itu jadi tersangka. “Kami hanya ingin minta keterangan dalam peristiwa itu, tidak berani kami menetapkan tersangka,” ujar Imam.

Sebagaimana diketahui, dalam kasus itu  Bus PO Sahabat terbakar setelah menggilas motor Honda Verza AB-6060-IZ  dan pengendaranya Fahri  Aziz Mahbubi (22) warga Tanjungsari Kebumen. Akibat peristiwa itu pengendara motor meninggal di lokasi kejadian, sementata 20 penumpang bus termasuk kernet dan sopir bus Enjang asal Bogor selamat. (Roy)

Tulis Komentar Anda