DIY Editor : Agus Sigit Rabu, 14 Februari 2018 / 13:31 WIB

Lumpuhkan Pelaku Teror Gereja, Keberanian Aiptu Al Munir Diganjar Penghargaan Kapolda DIY

SLEMAN, KRJOGJA.com - Usia Aiptu Munir, polisi yang melumpuhkan penyerang Gereja Santa Lidwina Bedog memang tak lagi muda, 57 tahun namun ternyata keberaniannya tak diragukan. Menjadi satu-satunya polisi yang saat kejadian membawa senjata, Al Munir mampu menjalankan tugasnya dengan baik menembak kedua kaki pelaku sekaligus menyelamatkan nyawa pelaku meski sempat melawan dengan pedang. 

Ketepatan dan keberanian Al Munir Rabu (14/2/2018) diapresiasi oleh Kapolda DIY Brigjen Polisi Ahmad Dofiri. Kapolda menyematkan pin prestasi dan memberikan penghargaan pada Al Munir di hadapan puluhan anggota kepolisian di Mapolda DIY. 

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Kapolda sengaja memberikan apresiasi karena menilai tindakan terukur Al Munir yang menembak bagian kaki pelaku Suliono adalah hal yang luar biasa. Saat kejadian, Kapolda mengetahui bahwa keadaan sebenarnya cukup genting karena pelaku berusaha melawan dengan menyabetkan pedang. 

“Tindakan Aiptu Al Munir begitu terukur dan bisa melumpuhkan pelaku penyerangan gereja. Ini merupakan prestasi karena saat kejadian kondisinya cukup terdesak namun Aiptu Munir tetap bisa melepaskan tembakan terukur di kaki,” ungkap Kapolda. 

Terkait penghargaan yang diberikan, Kapolda mengungkap bahwa Al Munir mendapatkan pin prestasi dan piagam penghargaan. “Nanti hal lain menyusul, tapi hari ini kami berikan pin dan piagam penghargaan,” pungkas Kapolda. 

Tak hanya Al Munir yang mendapat piagam penghargaan, beberapa anggota yang membantu mengamankan pelaku saat kejadian juga diberikan apresiasi yakni Iptu Pujiyono, Aiptu Praswanto dan Brigadir Erwin. (Fxh)