Morbidelli Tak Mau Dibandingkan dengan Zarco!

Foto: Okezone

GOSSELIES (KRjogja.com) – Pembalap anyar Marc VDS Honda, Franco Morbidelli, mengaku sangat tidak realistis baginya jika harus membandingkan prestasi yang diraih Johan Zarco pada pada musim pertamanya di MotoGP tahun lalu.

Pembalap Yamaha Tech 3 tersebut sukses tampil mempesona dalam sejarah kelas utama di musim 2017. Zarco sukses mengklaim tiga kali podium dan berhasil memberikan perlawanan sengit kepada tim pabrikan Yamaha dengan dua pembalapnya yakni Maverick Vinales dan Valentino Rossi.

Melihat kesuksesan Yamaha Tech 3 dalam membina rookie-nya, Marc VDS pun mencoba melakukan hal serupa dengan mendatangkan Morbidelli dan Thomas Luthi menuju kasta MotoGP. Tim asal Belgia ini berharap Morbidelli bisa memberikan performa apik setelah berhasil tampil memuaskan di kompetisi Moto2.

Meski mendapat harapan yang tinggi akan prestasinya namun pembalap berkebangsaan Italia tersebut mengaku tidak akan mampu mendapatkan prestasi yang sama dengan Zarco pada musim pertamanya di MotoGP.

“Mereka mengharapkan saya untuk menjadi seperti Zarco. Atau mereka mengharapkan saya bisa lebih baik dari Zarco. Saya tahu dan kami semua tahu bahwa Zarco telah menjadi pengecualian besar. mungkin juga Marquez, ketika ia tiba di MotoGP ia berhasil memenangkan kejuaraan tersebut,” ungkap Morbidelli, sebagaimana diberitakan Motorsport, Selasa (13/2/2018).

“Keduanya telah melakukan musim pertama yang hebat. Saya tidak tahu apakah saya memiliki keahlian dan saya tidak tahu apakah saya bisa melakukan itu. Yang jelas saya akan memberikan yang terbaik untuk melakukannya,” lanjutnya.

Morbidelli yang mengakhiri tes pramusim MotoGP di Malaysia pada peringkat ke-17 mengatakan bahwa pembalap Honda, Marc Marquez akan menjadi referensi utamanya. Ia mengaku mendapatkan banyak motivasi dari sosok pembalap asal Spanyol tersebut.

“Saya mencoba belajar dari juara dunia enam kali yang mengerti akan motor terbaik. Tentunya pengendara Honda lainnya memiliki poin yang kuat, namun tanpa diragukan lagi rujukannya adalah Marc Marquez. Saya membandingkan data saya dengan dia dari musim lalu karena motor kami sama. Saya tidak berpikir ada yang hitam atau putih. Saya harus bisa beradaptasi dengan kategori dan juga kekuatan motor Honda,” tandasnya. (*)

Tulis Komentar Anda