Olahraga Agregasi    Rabu, 14 Februari 2018 / 12:52 WIB

Mesin Honda Terlalu Agresif, Cruthclow Santai

AALST (KRjogja.com) – Pembalap Tim LCR Honda, Cal Crutchlow mengaku tak khawatir mesin Honda pada motornya terlalu agresif di lintasan. Ia justru senang dapat memiliki perangkat elektronik yang bisa dikendalikan dengan kecepatan tinggi jelang MotoGP 2018.

Crutchlow menganggap perubahan pada mesin motornya menjadi hal positif. Ia pun menyambut dengan baik berbagai perubahan pada tunggangannya untuk menghadapi persaingan MotoGP 2018 yang bakal berlangsung dalam 19 seri.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Berkaitan dengan kecepatan, Crutchlow menuturkan akselerasi motor dengan mesin baru bisa dikendalikan sesuai pengendaranya. Ia pun bisa memanfaatkan keunggulan motornya untuk dapat beradu kecepatan dengan para pembalap lain.

“Saya tak khawatir apakah mesin terlalu agresif karena kami punya elektronik yang bisa mengendalikannya. Apa yang kami miliki saya pikir itu positif. Jika kami punya lebih banyak kekuatan, kita bisa menguranginya dibandingkan Anda tak memiliki kekuatan dan Anda tak bisa mengubahnya,” kata Crutchlow, mengutip dari Motorsport, Selasa (13/2/2018).

Usai sesi tes pramusim di Malaysia, Crutchlow bakal kembali menguji kemampuan motornya di uji coba kedua. Rekan setim Takaaki Nakagami itu akan menjalani tes pramusim di Sirkuit Buriram, Thailand, yang akan dilakukan pada 16 hingga 18 Februari 2018.

Pada tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, Crutchlow sempat menuai hasil baik dengan finis ketiga. Rider berusia 32 tahun itu tertinggal dari Jorge Lorenzo (Ducati Corse) di urutan pertama dan Dani Pedrosa (Repsol Honda) di peringkat kedua.

Crutchlow menuai hasil cukup baik di gelaran MotoGP 2017 dengan masuk jajaran 10 besar dan sempat memberikan persaingan di beberapa seri. Pembalap berpaspor Inggris itu mengumpulkan 112 poin untuk menempati posisi kesembilan di klasemen akhir. (*)