Ambrolnya Tembok K-24 Diduga Faktor Gagal Konstruksi

Petugas saat berusaha mengevakuasi motor yang tertimpa bangunan roboh. (Foto : FX Harminanto)

YOGYA, KRJOGJA.com - Hujan deras dengan tiupan angin menjadi awal mula insiden ambruknya tembok dan kanopi apotek K-24 yang berada di Jalan HOS Cokroaminoto Pakuncen Wirobrajan Kota Yogyakarta Selasa (13/02/2018) sore. Tidak ada korban jiwa namun 21 sepeda motor yang terparkir tepat di bawah bangunan remuk akibat kejadian tersebut.

Kapolsek Wirobrajan, Kompol Endang Sulis Kurniati ditemui di lokasi kejadian mengatakan pihaknya mendata paling tidak ada 21 motor yang ringsek akibat tertimpa tembok semen dan kanopi. Beruntung saat kejadian para pemilik kendaraan tak berada di lokasi tersebut termasuk juru parkir yang kebetulan sedang kembali ke rumah yang terletak di belakang apotek.

“Total ada 21 motor yang ringsek tertimpa tembok semen, cukup parah karena tembok cukup tebal mencapai 15 sentimeter. Tim gabungan dari BPBD DIY dan Pemadam Kebakaran cukup lama melakukan evakuasi untuk menyingkirkan material dan mengevakuasi sepeda motor,” ungkapnya.

Pihak kepolisian menurut Endang menduga ada kegagalan konstruksi bangunan yang sebenarnya masih berumur cukup muda antara 4-5 tahun. “Dugaan awal kegagalan konstruksi karena kalau dilihat tembok langsung ambrol tanpa ada penyangga apapun, tapi nanti lebih dalam akan kami lakukan pendalaman termasuk memeriksa pemilik bangunan,” sambungnya.

Sementara terkait pertanggungjawaban bagi sepeda motor yang mengalami kerusakan, pihak kepolisian akan membantu memediasi antara pemilik bangunan dengan pemilik kendaraan. “Sepenuhnya tanggungjawab pemilik dan pengelola bangunan ini, namun seperti apa mekanismenya nanti biar dibahas bersama-sama,” ungkapnya lagi.

Kejadian ambruknya tembok atap dan kanopi bagian depan apotek K-24 Kuncen sendiri terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di Jalan HOS Cokroaminoto.

Sementara seorang juru parkir Joko (43) dan konsumen Iwang (22) beruntung tak menjadi korban kejadian sore tadi. Iwang yang berniat berteduh dan memarkirkan motor di apotek tersebut memilih potong rambut di barbershop seberang lokasi kejadian.

Meski motornya ringsek tak bisa diselamatkan namun ia masih beruntung lantaran tak berada di lokasi tersebut saat insiden terjadi. “Saya kebetulan niat potong rambut, kalau saya nunggu di motor ya bisa lain ceritanya,” ungkapnya.

Begitu pula dengan Joko yang saat kejadian sedang pulang ke rumah untuk mengantarkan les anaknya yang duduk di kelas 6 SD. “Biasanya jam segitu ya masih jaga, tapi hari ini tadi jadwal mengantarkan anak saya les. Saya tidak tahu kalau kejadiannya seperti ini,” ungkap Joko. (Fxh)

Tulis Komentar Anda