Jateng Editor : Ivan Aditya Selasa, 13 Februari 2018 / 21:41 WIB

Pemungutan Parkir Diserahkan Pihak Ketiga

KUDUS, KRJOGJA.com - Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus menyerahkan pengelolaan pemungutan tempat khusus parkir kepada pihak ketiga, untuk mengejar pendapatan yang sudah lebih tiga tahun selalu gagal memenuhi target. Tahun 2018 ini, target pemasukan dari sektor parkir tempat umum maupun khusus sebesar Rp 6.034 miliiar. Untuk tempat khusus parkir sendiri dari empat lokasi, targetnya mencapai sebesar Rp 2,582 miliar.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kudus, Sam’ani Intakoris mengatakan, penyerahan pemungutan tempat khusus parkir diberikan kepada tiga rekanan untuk kontrak pertama selama tiga bulan. “Selama tiga bulan kita evaluasi hasilnya, sebelum lelang kontrak berikutnya kami lanjutkan,” ujarnya, Selasa (13/02/2018).

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Saat ini kontrak pelaksana tempat khusus parkir dilakukan per awal Februari 2018. Terdapat tiga rekanan, yaitu CV Barokah Jaya Mandiri untuk Terminal Cargo Desa Jatiwetan Kecamatan Jati dan CV Simpatik Karya Mandiri di Mal Ramayana. Sedang supermarket Kudus Plasa dan Pangkalan Truk Desa Klaling Kecamatan Jekulo ditangani CV Gemilang Nusantara.

Pengelolaan parkir oleh pihak ketiga sudah sesuai aturan dalam perda dan perbup. Pengelolaan tempat khusus parkir bertujuan mendongkrak pendapatan setelah selama beberapa tahun sebelumnya realisasinya kurang dari 50 persen.

Tahun 2015, dari target 2,124 miliar terpenuhi sekitar Rp 902 juta (42,46 persen), 2016 target Rp 3,145 miliar terealisasi Rp 1,079 miliar (34,31 persen), dan tahun 2017 dengan target Rp 1,935 miliar terpenuhi Rp 1,052 miliar (54,37 persen). Tahun 2018 beban pendapatan makin berat, ditarget Rp 2,582 miliar.

“Melalui pihak ketiga, kami targetkan capaian minimal 100 persen karena jika terjadi kerugian pihak ketiga yang bertanggungjawab. Kami minta petugas selalu memberikan pelayanan terbaik terhadap pengguna,” tegasnya. (Trq)