Ekonomi Editor : Danar Widiyanto Selasa, 13 Februari 2018 / 22:12 WIB

CITILINK RAIH BINTANG 4 SKYTRAX

Lebarkan Sayap di Tingkat Regional

DENPASAR, KRJOGJA.com - Maskapai berbiaya hemat (LCC) Citilink Indonesia menjadikan penghargaan Bintang Empat dari Skytrax yang baru saja diraihnya menjadi sebuah pintu untuk membuka peluang di pasar regional.

"Berkat kerja keras dari seluruh lini, Citilink Indonesia mengawali tahun 2018 dengan berhasil mengibarkan nama bangsa di industri aviasi global dengan meraih sertifikasi Bintang Empat dari lembaga pemeringkat dan sertifikasi yang diakui dunia, Skytrax," kata Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo di Bali, Selasa (13/2/2018).

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Citilink Indonesia telah menorehkan pencapaian yang luar biasa bagi sebuah maskapai berbiaya hemat Indonesia ke kancah global ini tidak luput dari sumbangsih dari seluruh lini operasional Citilink Indonesia.

Sertifikasi yang diperoleh dari lembaga pemeringkat yang berbasis di London, Inggris ini diraih melalui proses audit yang panjang sejak tahun 2014, menjadikan Citilink Indonesia sebagai LCC pertama di Asia dan ketiga di dunia.

"Dengan pencapaian ini, Citilink Indonesia semakin memantapkan langkahnya kedepan untuk terus melakukan ekspansi bisnis di seluruh lini, seperti persiapan untuk membuka rute internasional serta beragam strategi bisnis lainnya untuk terus menjadi LCC terdepan di dunia," tambah Juliandra.

Citilink Indonesia sendiri telah berhasil mengembangkan strategi bisnisnya mulai dari pengalaman  penerbangan yang unik dengan beragam signature meals, pembukaan sejumlah destinasi di Indonesia maupun internasional, kemudahan akses dengan penerapan sistem Teknologi Informasi terkini.

Hal tersebut juga tercermin dari sejumlah penghargaan yang diperoleh seperti Maskapai LCC terbaik dari ITTA (Indonesian Travel and Tourism Award) selama tujuh tahun berturut-turut, penghargaan Top IT 2017 untuk kategori IT Implementation on transportation sector, sertifikat untuk pengangkutan Dangerous Goods dari Kementerian Perhubungan Indonesia serta Penghargaan Manajemen Keselamatan Penyelenggara Jasa Angkutan Udara dari Kementerian Perhubungan Udara.

"Dalam menjaga predikatnya, Citilink Indonesia pada tahun 2018 ini meningkatkan target penumpang yang signifikan dari 12 juta pada tahun 2017 menjadi 15 juta penumpang pada 2018," tandas Juliandra.

Juliandra menambahkan dengan jumlah unit pesawat yang dinilai sudah mumpuni sebanyak 50 buah Airbus A320, ternasuk lima unit A320 Neo, Citilink menargetkan untuk terus melebarkan sayapnya dengan membuka sejumlah rute internasional. Selain itu, Citilink Indonesia juga sangat mengapresiasi kerjasama serta dukungan sejumlah travel agent dan cargo agent rekanan yang sudah terjalin dengan baik selama ini.(*)