Sosialisasi Sudah Maksimal, Parpol di Purworejo Tidak Ingin Perubahan Dapil

Para pimpinan Parpol menandatangani berita acara hasil uji publik penataan dapil. (Foto: Gunarwan)

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Mayoritas partai politik (Parpol) di Kabupaten Purworejo tidak menginginkan perubahan daerah pemilihan (dapil) untuk Pemilu legislatif tahun 2019. Disamping itu alokasi jatah kursi dalam Pemilu nanti juga masih sama seperti pada Pemilu sebelumnya, 45 kursi karena tidak ada pertambahan penduduk secara signifikan.

Demikian terungkap dalam forum uji publik usulan penataan dapil dan alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten Purworejo untuk Pemilu 2019, yang diselenggarakan KPU Purworejo di Hotel Sanjaya Purworejo, Selasa (13/2/2018).

Uji publik menghadirkan seluruh pimpinan Parpol, lembaga sosial masyarakat (LSM), Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Pemkab Purworejo dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setempat.

“Hasil uji publik ini akan kita usulkan ke KPU Provinsi sebagai acuan,” kata Ketua KPU Purworejo Drs Dulrokhim.

Uji publik ini sekaligus sebagai hasil akhir penataan dapil untuk Pemilu 2019, setelah melalui proses, sesuai dengan prinsip penataan dapil. Terkait pula dengan jumlah sebaran penduduk, dan alokasi kursi anggota DPRD.

Dapil yang diinginkan mayoritas Parpol di Purworejo sama dengan Pemilu sebelumnya, yakni Dapil 1 meliputi wilayah Kecamatan Purworejo dan Kaligesing, Dapil 2 Kecamatan Ngombol, Purwodadi dan Bagelen, Dapil 3 meliputi Kecamatan Banyurip dan Bayan, Dapil 4 Kecamatan Grabag, Kutoarjo dan Kecamatan Butuh, Dapil 5 Kecamatan Pituruhm Kemiri dan Bruno, dan Dapil 6 Kecamatan Gebang, Loano dan Bener. (Nar)

 

Tulis Komentar Anda