DIY Editor : Danar Widiyanto Selasa, 13 Februari 2018 / 19:11 WIB

Calon PPK Jalani Tes Wawancara, Ini Dia Profesi Mereka

SLEMAN, KRJOGJA.com - Calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kabupaten Sleman yang dinyatakan lolos seleksi tertulis, mengikuti tes wawancara. Selama tiga hari, Senin-Rabu (12-14/2/2018), tes wawancara dilakukan di kantor KPU Sleman.

Kelima komisioner KPU Sleman melakukan wawancara langsung kepada calon PPK. Disaat yang bersamaan, calon anggota PPK juga  melakukan tes komputer yang dilakukan oleh tim teknis.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Suasana tes wawancara dibuat sebagai mungkin. Agar calon anggota PPK tidak tegang. Saat komisioner mengajukan pertanyaan tentang aktivitas sehari-hari calon PPK, tenyata ada yang berjualan herbal.

"Ini malah saya dikasih contoh produk yang dia jual. Ketika saya minta untuk membawanya kembali, sengaja ditinggal. Buat sampling," kata Ketua KPU Sleman Ahmad Shidqi, Selasa (13/2/2018).

Ada juga yang ketika menjawab pertanyaan terkesan tegang. Namun dijawab "Kedinginan saya," ujar Sriyono salah satu anggota PPK dari Kecamatan Moyudan.

Dari 174 yang mengikuti ujian tertulis, ada 99 calon anggota PPK yang dinyatakan lolos ujian tulis dan akan melalui tahap wawancara. Dari 17 kecamatan, di 15 kecamatan masing-masing ada enam calon anggota PPK. Sedangkan untuk Kecamatan Cangkringan ada lima dan paling sedikit dari Berbah dengan enam calon.

Komisioner KPU Sleman Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat Indah Sri Wulandari mengatakan, calon anggota PPK yang tidak lolos ke tahap wawancara kebanyakan gagal pada pertanyaan tertulis. Terutama tentang pemungutan dan penghitungan suara.

"Kebetulan calon anggota PPK tahun ini didominasi pendatang baru. Bahkan 80 persen dari mereka yang memasukkan berkas adalah lulusan SMA. Untuk itu pemahaman mereka tentang kepemiluan masih kurang," ujarnya.(Awh)