Olahraga Editor : Agus Sigit Selasa, 13 Februari 2018 / 17:31 WIB

Cavani Pesimis Banyak Gol Tercipta di Laga Kontra Madrid

PARIS (KRjogja.com) – Klub kaya raya asal Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), memiliki tugas berat kala berjumpa dengan Real Madrid dalam lanjutan babak 16 besar Liga Champions 2017-2018. Meski PSG saat ini dikenal sebagai tim yang memiliki daya gedor luar biasa, namun striker mereka, Edinson Cavani, justru enggan bersikap terlalu percaya diri.

Pasalnya, Cavani memandang Madrid sebagai sebuah tim raksasa yang selalu memberikan perlawanan sengit. Meski hampir di sepanjang musim ini klub berjuluk Los Blancos itu tampil tak konsisten, namun hal tersebut tetap tak menghilangkan Madrid sebagai salah satu raksasa yang wajib disegani.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Terlebih lagi bila berkenaan dengan kompetisi Liga Champions, di mana Madrid merupakan rajanya dengan total 12 gelar juara. Cavani menilai, bahwa skuad asuhan Zinedine Zidane itu jelas tak akan membiarkan para pemain PSG leluasa mendulang gol ke gawang mereka.

Laga leg pertama antara PSG kontra Madrid akan dihelat di markas El Real pada Kamis 15 Februari 2018 dini hari WIB. Cavani menerangkan bahwa biasanya laga leg pertama akan beralngsung ketat, mengingat masing-masing kesebelasan sebisa mungkin bermain hati-hati agar tak mendapat banyak kerugian.

Lebih lanjut, Cavani bahkan tak menjamin kalau strategi yang bakal digunakan timnya akan berlangsung dengan baik kala berhadapan dengan Madrid. Meski saat ini Cavani bersama dengan Neymar da Silva, Kylian Mbappe, dan Angel Di Maria merupakan mesin utama PSG dalam membobol gawang lawan, namun menurutnya sepakbola adalah hal yang tidak bisa diprediksi. Apa pun bisa terjadi di atas lapangan.

“Tidak dapat dimungkiri untuk memikirkan tentang bagaimana pertandingan akan berlangsung. Anda bertanya-tanya bagaimana Real Madrid bermain, bagaimana mereka mengolah pertandingan ini pada tahun-tahun sebelumnya. Saya tidak tahu apakah ini akan menjadi pertandingan dengan banyak gol. Saya pikir itu tidak akan terjadi,” jelas Cavani, seperti dilansir Marca, Selasa (13/2/2018).

“Pada leg pertama, setidaknya, selalu menjadi yang paling ketat. Mereka tidak akan menginkan kami mencetak gol, sedangkan tim tandang biasanya mencoba menunggu dan melakukan serangan balik. Namun, ini mungkin tidak terjadi seperti itu, karena sepakbola tidak bisa diprediksi,” tandas Cavani. (*)