Jateng Editor : Agus Sigit Selasa, 13 Februari 2018 / 14:46 WIB

Polisi Cari Pistol Pelaku Pencurian Perumahan Gumpang

SUKOHARJO (KRjogja.com) - Polisi masih melakukan pencarian terhadap pistol yang dipakai pelaku pencurian disebuah rumah di Perumahan Permata Gumpang 2, Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura. Selain itu, polisi juga masih memburu satu pelaku lagi yang kabur menggunakan sepeda motor saat kejadian.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, Selasa (13/2) mengatakan, masih melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian disebuah rumah di Perumahan Permata Gumpang 2 Gumpang, Kartasura. Satu pelaku yakni SBN warga Semarang yang ditangkap warga masih belum bisa dimintai keterangannya. SBN masih terbaring lemah di rumah sakit setelah dihajar warga.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Saat melakukan pencurian SBN ditemani satu pelaku lagi yang kabur usai kejadian menggunakan sepeda motor. Identitas satu pelaku tersebut belum diketahui. Termasuk juga sepeda motor yang dipakai.

"Masih dalam penyelidikan. Polisi masih mencari pistol yang diduga dipakai pelaku SBN. Kami juga masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku yang kabur," ujar AKBP Iwan Saktiadi.

Pencarian terhadap pistol dilakukan polisi dengan mengajak korban atau saksi. Sebab sesuai keterangan korban dalam penyelidikan diketahui pelaku membawa sebuah pistol dan berusaha memakainya untuk melumpuhkan pemilik rumah. Pistol tersebut berhasil direbut korban dan spontan dibuang ke sawah.

"Pistol masih pencarian apakah itu asli atau mainan saja. Saya belum bisa pastikan tunggu hasil pencarian anggota dulu," lanjutnya.

Sebelumnya, SBN warga Semarang pelaku pencurian dengan sasaran komplek perumahan babak belur dihajar massa setelah tertangkap basah korban pemilik rumah, Sabtu (10/2). Pelaku sempat mengancam menggunakan pistol namun berhasil dilumpuhkan korban. Satu pelaku lagi kabur menggunakan sepeda motor setelah melihat kerumunan warga. Kasus tersebut sudah ditangani petugas Polsek Kartasura.

Pemilik rumah sekaligus korban pencurian yakni Ardhi Dwi Arta (33) dan isterinya Nurul Wulan Romadhon (27) warga Perumahan Permata Gumpang 2, Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura. Keduanya masih syok dengan kejadian yang dialaminya.

Nurul Wulan Romadhon mengatakan, sejak pagi pergi dengan suami ke rumah sakit di Kota Solo untuk periksa ke dokter kandungan. Namun rencana batal karena belum bisa bertemu dengan dokter yang dicari. Selanjutnya pulang dan berencana kembali ke rumah sakit pada malam hari.

Sekitar pukul 11.30 WIB Nurul mengatakan pulang bersama suami dan tiba dalam lingkungan komplek perumahan menuju ke rumah sendiri. Kondisi masih di dalam mobil Nurul mengaku kaget dan curiga ada orang tidak dikenal keluar dari dalam rumah berboncengan menggunakan sepeda motor.

Melihat hal itu Nurul mengatakan, suaminya langsung tancap gas memacu mobilnya mendekati dan memepet pelaku yang berboncengan naik sepeda motor. Usaha tersebut berhasil dan membuat pelaku terpojok.

"Suami saya kemudian memegang salah satu pelaku pencurian yang masih di atas sepeda motor sampai jatuh kemudian terjadi perkelahian. Pelaku sempat mengancam pakai pistol namun belum sampai dipakai suami saya bisa merebut dan membuang pistol," ujar Nurul Wulan Romadhon.

Dalam perkelahian suaminya dengan salah satu pelaku pencurian, Nurul mengaku teriak kencang minta tolong dan didengar warga. Massa kemudian kumpul dan langsung menghajar pelaku pencurian sampai babak belur.

"Satu pelaku pencurian lagi yang masih di atas sepeda motor berhasil kabur begitu tahu warga datang," lanjutnya. (Mam)