Difabel Sukoharjo Berharap Kartu Difabel Sebagai Perlindungan Sosial

Ilustrasi. Foto: Dok

SUKOHARJO (KRjogja.com) - Sebanyak 4.000 dari total 5.468 orang difabel di Sukoharjo sudah menerima Kartu Difabel untuk akses pelayanan kesehatan gratis. Sedangkan 1.468 orang sisanya masih dalam proses pembuatan dan direncanakan segera menerima Kartu Difabel. 

Para difabel Sukoharjo kedepan berharap Kartu Difabel tidak hanya untuk akses kesehatan saja namun juga perlindungan sosial.

Ketua Paguyuban Difabel Sehati Sukoharjo Edy Supriyanto, Selasa (13/2) mengatakan, keberadaan Kartu Difabel sangat membantu para difabel di Sukoharjo. Sebab dengan menggunakan kartu tersebut bisa mengakses pelayanan kesehatan gratis di rumah sakit.

Di Sukoharjo sendiri sudah menerapkan pelayanan gratis disemua Puskesmas di 12 kecamatan. Khusus untuk difabel mereka mendapatkan tambahan pelayanan berupa Kartu Difabel untuk mengakses ke rumah sakit yang telah ditunju. “Sebagian besar difabel Sukoharjo sudah menerima Kartu Difabel dan masih ada yang belum. Kami terus memperjuangkan agar semua dapat,” ujar Edy Supriyanto.

Paguyuban Difabel Sehati Sukoharjo terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Pemkab Sukoharjo. Hal itu penting sebab Kartu Difabel merupakan program utama dan unggulan Kabupaten Sukoharjo. Rintisan sudah dilakukan sejak dua tahun lalu dan secara bertahap distribusi Kartu Difabel dibagikan.

“Pemerintah pusat sebenarnya bisa meniru Pemkab Sukoharjo yang memiliki program unggulan Kartu Difabel untuk para difabel. Termasuk harapan kami agar Kartu Difabel ini bisa jadi kartu perlindungan sosial,” lanjutnya. (Mam)

Tulis Komentar Anda