DIY Editor : Agus Sigit Senin, 12 Februari 2018 / 18:33 WIB

Menembak Jitu Pelaku Teror Gereja, Aiptu Al Munir Banjir Pujian

SLEMAN, KRJOGJA.com - Nama Aiptu Al Munir tiba-tiba jadi bahan pembicaraan di berbagai kanal online. Ia dianggap sosok berjasa yang mampu melumpuhkan pelaku kekerasan di Gereja Santa Lidwina Minggu (11/2/2018) kemarin. 

Setelah tiba dilokasi, Aiptu Al Munir memberi peringatan dengan tembakan ke udara agar pelaku menyerahkan diri. Namun, pelaku penyerangan yang membawa pedang cukup panjang terus melawan dan berusaha mengayunkan pedangnya ke arah polisi yang berusaha mendekat.

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Meski diperbolehkan menembak di semua bagian tubuh karena pelaku membahayakan nyawa namun Aiptu Munir memilih untuk mengarahkan pistol ke arah kaki agar tidak membahayakan nyawa pelaku. 

“Karena dia (pelaku) sudah membahayakan nyawa orang lain maka diperkenankan melakukan tindakan terukur. Saya memilih mengarahkan ke kaki hingga dua kali karena yang pertama ke kaki kiri pelaku masih berusaha melawan,” ungkapnya. 

Berita terkait:

Cerita Aiptu Al Munir, Kena Sabet Pedang Hingga Tembak Pelaku Teror di Gereja Santa Lidwina

Proyektil di Kaki Siliono Berhasil Diangkat

Begini, Kronologi Penyerangan Gereja di Gamping

Sedang Ibadah, Romo Gereja Santa Lidwina Gamping Dibacok
 

Terukur, tembakan Aiptu Munir mengenai paha dan lutut pelaku dan akhirnya mampu diamankan bersama massa yang masih berada di dalam gereja. Berbekal pengalaman 25 tahun di jajaran reserse kriminal, membuat Munir mampu melepaskan tembakan tepat di kaki. 

“Pikiran saya waktu itu hanya menjalankan tugas, bagaimana caranya pelaku dilumpuhkan namun tidak meninggal agar bisa dikorek keterangannya. Tidak ada rasa grogi karena pikiran hanya menjalankan tugas,” ungkapnya lagi. 

Keberanian Aiptu Munir pun mendapatkan apresiasi dari Kapolda DIY Brigjen Polisi Ahmad Dofiri yang secara langsung mengundang berbincang di kantornya. Kapolda bahkan siap memberikan reward pada Munir yang menurut rencana bakal diserahkan Selasa (13/2/2018) besok. (Fxh)