Tunggu Perbaikan, Polres Boyolali Cor Kerusakan Jalan

Kapolres Boyolali, AKBP Aries, turun langsung melakukan perbaikan jalan di ruas lingkar utara Kota Boyolali. Foto: Galih Prasojo

BOYOLALI (KRjogja.com) – Sambil Menunggu proses perbaikan secara menyeluruh, Polres Boyolali bersama warga menambal kerusakan jalan di jalur lingkar utara Kota Boyolali, Senin (12/2). Inisiatif tersebut dilakukan mengingat kerusakan jalan di jalur tersebut sudah memakan cukup banyak korban.

Jalur lingkar utara tersebut sebenarnya saat ini sedang diperbaiki, yakni dengan mengganti lapisan aspal dengan cor beton. Namun karena proses perbaikan memakan waktu cukup lama, Polres Boyolali dan masyarakat pun berinisiatif menambal kerusakan jalan, terutama titik-titik lubang yang dalam yang dicor dengan beton mix, di ruas yang belum tersentuh perbaikan. Harapannya agar bisa mengurangi angka kecelakaan di jalur tersebut sembari menunggu perbaikan jalur yang saat ini sudah berlangsung.

Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi mengatakan, inisiatif tersebut dilakukan karena keprihatinannya mendapati angka kecelakaan yang cukup tinggi di jalur tersebut karena jalan yang rusak. Padahal jalur lingkar utara tersebut sangat ramai sebab menjadi jalur utama antar kota yang banyak dilewati truk dan bis. Meskipun perbaikan hanya bersifat sementara, ia berharap hal tersebut bisa menambah kenyamanan pengendara sembari menunggu jalur yang rusaj tersebtuh perbaikan.

"Sementara menunggu perbaikan menyeluruh, kami bersama warga ikut melakukan penambalan," katanya. 

Lesmono (63), Ketua RW 02, Dukuh Sidomulyo, Desa Karanggeneng mengatakan, karena jalan rusak, angka kecelakaan di jalur tersebut memang cukup tinggi. Hampir tiap hari ada saja kecelakaan yang terjadi, terutama truk yang patah as roda karena terperosok ke lubang jalan. Kondisi jalan rusak dengan arus yang ramai juga sangat rawan bagi pengguna motor. Sebab saat mereka bermanuver menghindari lubang, tak jarang mereka tertabrak kendaraan lain. "Beberapa hari lalu ada peristiwa tabrakan yang menyebabkan korban sampai meninggal dunia,"

Selain rawan kecelakaan, warga di sepanjang jalur juga cukup terganggu dengan suara bising sepanjang hari. Sebab kendaraan, terutama truk, yang melintasi lubang menimbulkan suara yang cukup keras. "Siang malam kondisinya seperti itu. Sebab kendaraan besar antar kota semuanya lewat sini," (Gal)

Tulis Komentar Anda