Jateng Editor : Ivan Aditya Senin, 12 Februari 2018 / 13:43 WIB

Pedagang Alun-alun Sragen Demo Bupati

SRAGEN, KRJOGJA.com - Sekitar 200 pedagang yang biasa berjualan di kompleks Alun-alun Sragen mendemo Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Senin (12/02/2018). Membawa sejumlah poster, mereka menuntut diizinkan kembali berdagang di kompleks alun-alun pascarenovasi selesai.

Kompleks Alun-alun Sragen memang baru saja selesai direnovasi dan rencananya akan menjadi pusat public space, tempat berkumpulnya warga. Sedangkan pedagang yang selama ini mangkal, akan direlokasi ke selatan Stadion Taruna.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Namun para pedagang menolak direlokasi hingga akhirnya mendemo bupati dengan satu tuntutan, diizinkan kembali menggelar dagangan di alun-alun. "Kami minta bupati dan wakil bupati mendengar tuntutan ini. Sudah tujuh bulan lebih kami berhenti berdagang," ujar koordinator aksi, Yatin Hartono dalam orasinya di depan kantor Bupati Sragen.

Menurut Yatin, sejak alun-alun direnovasi, para pedagang makanan dan mainan di alun-alun praktis sudah berhenti usahanya. Selama berbulan-bulan itu, para pedagang terpaksa berhutang serta menjual asel miliknya untuk tetap menghidupi keluarga. "Setelah renovasi selesai, kami hanya minta diizinkan kembali berdagang untuk menghidupi keluarga," tandasnya.

Yatin sempat menyinggung bahwa para pedagang alun-alun adalah termasuk pendukung utama Bupati Yuni pada Pilbup lalu. Sudah semestinya kalau mereka kemudian meminta kebijakan Bupati Yuni lebih berpihak ke pedagang.

"Jelek-jelek begini, kami juga pendukung. Makanya kami menagih janji bupati yang ingin menata alun-alun tanpa menggusur," tuturnya.

Namun, para pendemo tidak ditemui langsung oleh Bupati dan Wabup. Mereka hanya ditemui Sekda Tatag Prabawanto yang meminta pedagang melihat kebijakan ini secara menyeluruh demi kebaikan dan kemajuan Sragen.

"Kami minta pedagang tidak memaksakan tuntutannya. Pemkab sudah komitmen untuk melakukan penataan agar alun-alun benar-benar sebagai public space yang tertib dan rapi. Untuk pedagang, disiapkan lokasi baru di sekitar Stadion Taruna yang lebih tertata dan layak untuk berjualan," tandasnya. (Sam)